Home Baiti Jannati10 Prinsip Praktis Menjadi Teladan bagi Anak

10 Prinsip Praktis Menjadi Teladan bagi Anak

Tidak semua orang akan setuju dengan cara Anda mendidik. Yang penting, Anda punya dasar yang sehat dan benar.

by Abu Umar
0 comments 143 views

Menjadi teladan bagi anak bukan berarti tidak pernah marah, tidak pernah salah, atau selalu tahu jawaban atas semua masalah. Menjadi teladan berarti terus berusaha menjadi lebih baik di depan anak-anak yang sedang belajar hidup dari kita.

Mereka tidak hanya butuh orang tua yang menyuruh.
Mereka butuh orang tua yang menunjukkan.

Mereka tidak hanya butuh nasihat.
Mereka butuh contoh nyata.

Dan sering kali, pendidikan terbaik bukan datang dari apa yang kita ucapkan, tetapi dari siapa kita di mata mereka setiap hari.

BACA JUGA:  Kebutuhan Anak Usia 2-6 Tahun

Karena itu, bila kita ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang baik, maka salah satu langkah terbesarnya adalah:
mulailah menjadi pribadi yang pantas mereka teladani.

Berikut beberapa prinsip penting yang sangat layak diterapkan di rumah:

1. Pujilah perilaku baik, bukan hanya mengomentari yang buruk

Jangan sampai anak merasa bahwa ia hanya “terlihat” saat berbuat salah.

2. Berpikirlah sebelum berbicara

Ucapan orang tua sangat membekas. Satu kalimat bisa membangun, dan satu kalimat juga bisa melukai bertahun-tahun.

3. Jadikan kata-kata Anda bermakna

Jangan terlalu banyak ancaman, teriakan, atau kalimat yang diucapkan tanpa arah.

4. Tunjukkan harapan baik kepada anak

Anak sering tumbuh sesuai dengan label yang diberikan kepadanya.

Jika terus dikatakan “nakal”, “malas”, atau “keras kepala”, ia bisa tumbuh mengikuti label itu.

5. Anak mempercayai ucapan orang tuanya

Maka hati-hatilah dalam menilai mereka.

6. Ajarkan tanggung jawab sejak kecil

Jangan tunggu anak besar untuk mulai belajar tugas dan komitmen.

7. Latih anak mengambil keputusan

Biarkan mereka belajar memilih, lalu belajar menanggung konsekuensinya.

BACA JUGA:  3 Karakter Anak Broken Home

8. Bangun suasana rumah yang sehat

Rumah yang tenang, hangat, dan penuh hormat jauh lebih mendidik daripada rumah yang penuh tekanan.

9. Jangan mudah goyah karena komentar orang lain

Tidak semua orang akan setuju dengan cara Anda mendidik. Yang penting, Anda punya dasar yang sehat dan benar.

10. Jadilah contoh sebelum menjadi penuntut

Anak lebih mudah meniru daripada menaati ceramah panjang. []

RUJUKAN: AR-ISLAM.NET

 

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119