Home » Identitas Khadijah Radhiyallahu ‘anha

Identitas Khadijah Radhiyallahu ‘anha

Khadijah menikah dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika beliau berusia 25 tahun, sedangkan usia Khadijah lebih tua sekitar 15 tahun dari beliau.

by Abu Umar
0 comments 99 views

Dia adalah Ummul Mukminin dan wanita paling agung sejagat raya pada masanya. Dia adalah Ummul Qasim Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abdul ‘Uzza bin Qushai bin Kilab, dari suku Quraisy, keluarga Bani Asad. Beliau adalah ibu kandung putra-putri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta orang pertama yang beriman kepada beliau dan membenarkan risalah yang dibawanya.

Keutamaan-keutamaan Khadijah radhiyallahu ‘anha sangatlah banyak. Beliau termasuk di antara sedikit wanita yang mencapai kesempurnaan. Khadijah memiliki akal yang matang, kedudukan yang mulia, taat beragama, pandai menjaga kehormatan, dermawan, serta termasuk salah seorang yang dijamin masuk surga.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sering memuji Khadijah dan menganggapnya lebih utama daripada seluruh istri beliau yang lain. Beliau begitu sering menyebut-nyebut keutamaannya hingga terkadang membuat Aisyah radhiyallahu ‘anha merasa cemburu.

BACA JUGA: Keutamaan Istri-istri Nabi ﷺ

Aisyah radhiyallahu ‘anha sendiri mengakui hal itu seraya berkata,

“Aku tidak pernah cemburu kepada seorang wanita seperti kecemburuanku kepada Khadijah, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat sering menyebut-nyebutnya….” (Muttafaq ‘alaih)

Di antara keutamaan Khadijah radhiyallahu ‘anha adalah beliau merupakan istri pertama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjadi ibu dari putra-putri beliau.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menikahi wanita lain selama Khadijah masih hidup dan tidak pula memiliki budak wanita hingga Khadijah meninggal dunia. Beliau sangat terpukul dengan wafatnya Khadijah, karena beliau adalah pendamping hidup yang sangat baik. Khadijah mengorbankan hartanya untuk membiayai kehidupan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sementara beliau sendiri mengelola dan mengembangkan perniagaannya.

BACA JUGA: Keutamaan Wanita Quraisy dan Anshar

As-Zubair bin Bakkar berkata,

“Pada masa Jahiliah, Khadijah dijuluki Ath-Thahirah (wanita suci).”

Ibunda Khadijah bernama Fatimah binti Za’idah Al-‘Amiriyah.

Khadijah pernah beberapa kali menikah. Suami pertamanya adalah Abu Halah bin Zurarah At-Tamimi. Setelah beliau meninggal dunia, Khadijah menikah lagi dengan ‘Atiq bin ‘Abid bin Abdullah bin Umar bin Makhzum. Kemudian Khadijah menikah dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau berusia 25 tahun, sedangkan usia Khadijah lebih tua sekitar 15 tahun dari beliau.

Khadijah dilahirkan di Ummul Qura (Makkah), sekitar lima belas tahun sebelum Tahun Gajah. []

Sumber: 35 Sirah Shahabiyah (35 Sahabat Wanita) Rasulullah ﷺ, Jlid 1, Karya: Mahmud Al Misri, Penerbit:Al I’tishom Cahaya Umat, Cetakan ke-11 November 2018  

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119