Sahabat al-Barra bin ‘Azib r.a. menceritakan bahwa ada seorang sahabat membaca surah al-Kahfi. Dan kudanya lari dari kandang. Kemudian sahabat itu mengejar keluar, dan dia melihat ada awan yang turun menyelimutinya. Lalu dia menceritakan hal ini kepada Rasulullah saw. Rasulullah pun bersabda.
“Sesungguhnya itu adalah ketenteraman yang turun karena Al-Qur’an (dibaca)” (HR al-Bukhari dan Muslim)
BACA JUGA: Kapan Sebenarnya Rasulullah Muhammad ﷺ Dilahirkan?
Yang dimaksud dengan ketenteraman adalah ketenangan hati, ketenangan jiwa, lapangnya dada sehingga hati dan pikiran terasa tenteram. Allah SWT berfirman,
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (ar-Ra’d: 28)
Al-Qur’an mengingatkan umat Islam agar jangan sampai lupa mengingat Allah SWT,
“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.” (Thaa-haa: 124)
BACA JUGA: Kemurahan Hati Rasulullah ﷺ dan Mendahulukan Orang Lain
Allah SWT berfirman,
فَوَيْلٌ لِلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ أُولَئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ
“…Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” (az-Zumar: 22) []
Sumber: Akhlak Rasul Menurut Al-Bukhari dan Muslim / Penulis: Abdul Mun’im al-Hasyimi / Penerbit: Gema Insani / Cetakan 1. 1423 H
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

