Kapan Rasulullah Muhammad ﷺ dilahirkan?
Pertanyaan ini ternyata tidak memiliki jawaban yang benar-benar pasti.
Para ahli sejarah dan penulis sirah berbeda pendapat mengenai hari dan bulan kelahiran Rasulullah Muhammad ﷺ. Bahkan, tidak ada riwayat yang dapat dijadikan dasar untuk memastikan tanggal kelahiran beliau secara mutlak.
Adapun bahwa beliau dilahirkan pada Tahun Gajah, hal tersebut lebih dikenal dan didukung oleh berbagai riwayat. Namun, mengenai tanggal dan harinya, terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ahli sejarah.
Mengapa Terjadi Perbedaan?
Salah satu sebabnya sangat masuk akal.
Ketika Rasulullah Muhammad ﷺ dilahirkan, tidak ada seorang pun yang mengetahui kedudukan luar biasa yang kelak akan beliau capai.
Beliau ketika itu hanyalah seorang bayi seperti bayi-bayi lainnya.
Tidak ada yang mengetahui bahwa bayi tersebut kelak akan menjadi Rasul terakhir, pemimpin umat manusia, dan manusia terbaik yang pernah hidup di muka bumi.
BACA JUGA: Wasiat Rasulullah ﷺ kepada Ummahatul Mukminin setelah Beliau Wafat
Karena itu, kelahiran beliau tidak dicatat secara sangat rinci sebagaimana mungkin akan dilakukan jika orang-orang saat itu mengetahui masa depan beliau.
Baru Dikenal Setelah Diangkat Menjadi Rasul
Dr. Muhammad ath-Thayyib an-Najjar rahimahullah menjelaskan bahwa kemungkinan besar perbedaan tersebut terjadi karena Rasulullah ﷺ tidak sejak awal menjadi pusat perhatian manusia.
Empat puluh tahun setelah kelahirannya, Allah mengangkat beliau sebagai Rasul dan memerintahkannya menyampaikan risalah-Nya.
Sejak saat itulah perhatian manusia tertuju kepada kehidupan beliau.
Orang-orang mulai mencari berbagai kenangan tentang Rasulullah ﷺ.
Mereka saling bertanya tentang perjalanan hidup beliau. Mereka mengingat berbagai peristiwa yang pernah mereka saksikan. Mereka juga mengumpulkan kisah yang pernah disampaikan Rasulullah ﷺ sendiri mengenai kehidupan beliau sejak kecil.
Para sahabat yang menyaksikan berbagai peristiwa dalam kehidupan beliau juga meriwayatkannya kepada generasi berikutnya.
Sirah Mulai Dikumpulkan
Seiring berkembangnya Islam, kaum Muslimin semakin berusaha mengumpulkan informasi mengenai kehidupan Rasulullah ﷺ.
Mereka mengumpulkan berbagai riwayat tentang nasab, kelahiran, masa kecil, kehidupan sebelum kenabian, turunnya wahyu, perjuangan dakwah, peperangan, akhlak, hingga wafatnya beliau.
Semua itu dilakukan agar perjalanan hidup manusia terbaik ini dapat diketahui dan diwariskan kepada generasi setelahnya.
Dr. Muhammad ath-Thayyib an-Najjar rahimahullah berkata:
“Pada saat itu kaum Muslimin mulai mengumpulkan segala sesuatu yang mereka dengar tentang perjalanan hidup Nabi mereka untuk disampaikan kepada manusia sepanjang zaman.” (Al-Qaul al-Mubin fi Sirati Sayyid al-Mursalin, hlm. 78)
BACA JUGA: Diutus dan Wafatnya Rasulullah ﷺ
Jangan Memastikan Tanpa Dalil
Karena itu, ketika berbicara mengenai tanggal kelahiran Rasulullah ﷺ, kita perlu berhati-hati.
Jangan menyampaikan sesuatu sebagai kepastian apabila para ahli sejarah sendiri berbeda pendapat tentangnya.
Yang terpenting bukan sekadar mengetahui tanggal kelahiran beliau.
Yang jauh lebih penting adalah mengenal beliau, mempelajari sirahnya, mencintainya, dan mengikuti sunnah yang beliau ajarkan.
Sebab, mencintai Rasulullah ﷺ bukan hanya dengan mengetahui kapan beliau dilahirkan, tetapi dengan menjadikan petunjuk beliau sebagai jalan kehidupan.
Wallahu a’lam. []
RUJUKAN: ISLAMQA
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

