Home TsaqofahKemurahan Hati Rasulullah ﷺ dan Mendahulukan Orang Lain

Kemurahan Hati Rasulullah ﷺ dan Mendahulukan Orang Lain

Bahkan, dalam keadaan dirinya sendiri membutuhkan, beliau tetap mampu mendahulukan kepentingan saudaranya.

by Abu Umar
0 comments 4 views

Dalam masalah kedermawanan dan kemurahan hati kepada tamu, Rasulullah ﷺ adalah teladan utama yang harus menjadi panutan. Kedermawanan telah menjadi karakter yang lekat dengan pribadi beliau. Kemurahan hati beliau bukan didorong oleh keinginan untuk menyombongkan diri atau mendapatkan pujian, melainkan dilakukan dengan penuh keikhlasan demi memperoleh keridaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Rasulullah ﷺ sangat perhatian terhadap anak yatim dan fakir miskin. Beliau sering memberikan bantuan kepada kaum muslimin yang miskin, terutama mereka yang tidak mampu bekerja atau yang hartanya habis untuk mendanai perjuangan di jalan Allah.

Terkadang, kedermawanan beliau bahkan sampai pada taraf mengalahkan kepentingan pribadi dan keluarganya. Beliau memberikan sesuatu kepada seorang fakir, padahal sebenarnya beliau sendiri sangat membutuhkan barang tersebut. Beliau mampu melakukan hal itu karena hatinya dihiasi dengan kesabaran dan disinari dengan sikap zuhud. Hatinya tidak terikat dengan kehidupan dunia.

BACA JUGA:  Diangkat Menjadi Rasul: Persiapan Sebelum Turunnya Risalah

Al-Qur’an menyebut sikap al-ītsār, yaitu mendahulukan orang lain atas diri sendiri, sebagai salah satu bentuk kedermawanan yang sangat mulia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ

“…dan mereka mengutamakan orang lain atas diri mereka sendiri, meskipun mereka juga memerlukan.” (QS. Al-Hasyr: 9)

Diceritakan oleh Sayyidah ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa Rasulullah ﷺ tidak pernah merasa kenyang selama tiga hari berturut-turut. Kondisi ini beliau alami hingga akhir hayatnya.

‘Sebenarnya, kalau kami mau,” kata ‘Aisyah, “kami bisa saja kenyang setiap hari. Namun, kami lebih mementingkan orang lain daripada diri kami sendiri.”

Meskipun kehidupan Rasulullah ﷺ sangat sederhana, dalam masalah berinfak beliau sangat memperhatikannya. Beliau selalu berusaha memberikan bantuan atau berinfak sesuai dengan kemampuannya. Rasulullah ﷺ selalu menganggap kecil harta yang beliau infakkan, padahal jumlahnya sangat besar.

Setiap kali ada orang yang meminta bantuan kepadanya, beliau memberikan apa yang beliau miliki. Beliau tidak terbiasa menolak orang yang datang meminta kepadanya.

Suatu hari, datang seseorang meminta bantuan kepada Rasulullah ﷺ. Kemudian beliau memberinya sejumlah domba yang memenuhi lapangan di antara dua gunung.

Orang tersebut kemudian kembali kepada kaumnya dan berkata:

“Masuk Islamlah kalian. Sesungguhnya Muhammad tidak takut menjadi fakir ketika memberikan bantuan.”

BACA JUGA:  Keutamaan Majelis Zikir yang Dihadiri Para Malaikat

Pada kesempatan lain, Rasulullah ﷺ diberi hadiah uang sebanyak sembilan puluh ribu dirham. Beliau kemudian meletakkan uang tersebut di atas tikar dan membagikannya kepada orang-orang yang datang kepadanya hingga uang itu habis.

Demikianlah kemurahan hati Rasulullah ﷺ. Beliau tidak menjadikan harta sebagai sesuatu yang mengikat hatinya. Ketika memiliki sesuatu, beliau segera memanfaatkannya untuk membantu orang lain. Bahkan, dalam keadaan dirinya sendiri membutuhkan, beliau tetap mampu mendahulukan kepentingan saudaranya.

Kedermawanan seperti inilah yang semestinya menjadi teladan bagi setiap muslim. Memberi bukan karena ingin dipuji, tetapi karena mengharap keridaan Allah. Mendahulukan orang lain bukan karena merasa lebih tinggi, tetapi karena hati telah terbebas dari kecintaan berlebihan kepada dunia. []

Sumber: Akhlak Rasul Menurut Al-Bukhari dan Muslim / Penulis: Abdul Mun’im al-Hasyimi / Penerbit: Gema Insani / Cetakan 1. 1423 H

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119