Para ulama masih berbeda pendapat mengenai perkara-perkara ini, apakah membatalkan wudhu atau tidak, namun hal ini ternyata tidak membatalkan wudhu.
Latest in Kajian
-
-
Kajian
Menyentuh Kemaluan tanpa Penghalang, Baik Disertai Syahwat atau Tidak, Apakah Membatalkan Wudhu?
by Abu Umarby Abu UmarDalam permasalahan ini para ulama menyebutkan empat pendapat. Dua pendapat disertai dengan tarjih (merajihkan) dan dua lainnya dengan cara al-jam’u …
-
Sebenarnya apakah sunnah dan bid’ah itu? Pasalnya, kami melihat bahwa setiap ahli bid’ah-menurut kami-mengklaim dirinya termasuk Ahlus Sunnah!
-
Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama kami yang tidak ada padanya, maka ia tertolak.
-
Berikut adalah ringkasan dari pembahasan “Dosa Besar Memakan Riba” dalam kitab Al-Kabair karya Imam Adz-Dzahabi Asy-Syafi’i:
-
Durhaka kepada orang tua menempati urutan tinggi dalam daftar dosa besar, setelah syirik dan pembunuhan.
-
Barangsiapa ingin mendapat tempat yang terbaik di Surga, hendaklah dia tetap bersama jamaah, karena syaitan akan bersama satu orang, dan …
-
Jika kita hanya membiarkan dan terus menambah dosa, tentu Allah pun akan memberikan hukuman yang setimpal atas dosa yang diperbuat.
-
Tidur ringan (mengantuk) di mana masih merasakan sesuatu, sebagaimana yang disebutkan di depan, maka hal itu tidak membatalkan wudhu.
-
Tidur membatalkan wudhu secara mutlak, baik sebentar atau lama.

