Hadis ini mengajarkan bahwa menjaga jarak syar‘i bukan tanda buruk sangka, melainkan bukti ketakwaan.
Latest in Kajian
-
-
Kajian
Sedang Shalat lalu Orang Tua Memanggil, Batalkan ataukah Lanjut Shalat?
by Abu Umarby Abu UmarSyekh Ibnu Utsaimin rahimahullah merangkum kaidah ini dengan tegas: shalat wajib tidak boleh diputus kecuali karena darurat, sedangkan shalat sunah …
-
Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata, “Tidak ada amal yang lebih berat bagi jiwa selain ikhlas dan mengikuti sunnah.” Namun justru dari …
-
Penjelasan ini menunjukkan kedalaman pemahaman ulama salaf dalam membedakan antara hukum dan adab, antara larangan syar’i dan sikap yang kurang …
-
Adapun seorang Muslim berdoa kepada Allah agar dipertemukan dengan bulan Ramadan, maka tidak ada larangan dalam hal tersebut.
-
Ibnu al-Qayyim rahimahullah berkata: “Setiap hadis yang menyebutkan puasa di bulan Rajab dan shalat pada malam-malam tertentu di bulan tersebut …
-
Wahai saudara-saudaraku, sadarlah akan kemuliaan diri Anda. Jagalah mutiara jiwa Anda agar tidak ternodai dengan gumpalan-gumpalan dosa. Dengan demikian, Anda …
-
Mereka yang lebih mengutamakan mukhalathah daripada uzlah beralasan dengan beberapa dalil, antara lain sebagai berikut.
-
Kajian
Hak-Hak Para Kerabat dan Sanak Keluarga, Salah Satunya Terus Menyambung Silaturahim
by Abu Umarby Abu UmarHadits-hadits yang menjelaskan tentang hubungan silaturrahmim, hak kedua orang tua, dan mengenai hak ibu yang harus dipenuhi sangatlah banyak.
-
Setiap rasa sakit, kesedihan, dan ujian yang dihadapi seorang mukmin dengan sabar menjadi penghapus dosa, bahkan hingga sekecil tertusuk duri.

