Home KajianMengapa Riba Begitu Dahsyat hingga Allah Menyatakan Perang?

Mengapa Riba Begitu Dahsyat hingga Allah Menyatakan Perang?

Riba merusak hati, menghancurkan keberkahan, dan mengundang murka Allah. Maka wajar jika Allah menyatakan perang terhadapnya.

by Abu Umar
0 comments 56 views

Saudaraku,
di antara sekian banyak dosa besar dalam Islam, riba menempati posisi yang sangat menggetarkan. Bukan sekadar diharamkan, bukan hanya dicela, tetapi Allah Ta’ala menyatakan perang terhadap pelakunya. Ancaman ini nyaris tak kita temukan pada dosa-dosa lain. Pertanyaannya, mengapa riba sampai sedemikian berat?

Allah berfirman:

“Jika kamu tidak meninggalkan sisa riba, maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.”
(QS. Al-Baqarah: 279)

Ayat ini bukan bahasa kiasan. Ini pernyataan langsung dari Rabb semesta alam. Perang dari Allah bukan sekadar hukuman, tetapi tanda bahwa riba adalah dosa yang merusak sendi kehidupan manusia secara menyeluruh.

BACA JUGA:  2 Dosa Besar yang Membinasakan: Meninggalkan Shalat dan Makan Riba

Riba: Kezaliman yang Dibungkus Legalitas

Riba pada hakikatnya adalah kezaliman yang dilegalkan. Pihak yang kuat memakan harta pihak yang lemah tanpa usaha, tanpa risiko, tanpa empati. Yang kaya semakin menggurita, yang miskin semakin tercekik.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa riba bertentangan dengan tujuan syariat karena ia memindahkan harta tanpa adanya pertukaran manfaat yang adil. Tidak ada perdagangan, tidak ada kerja, hanya pertambahan angka di atas penderitaan orang lain.

Karena itu Allah berfirman:

“Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.”
(QS. Al-Baqarah: 275)

Jual beli menggerakkan ekonomi dengan keadilan. Riba memerasnya dengan ketimpangan.

Riba Merusak Hati dan Akal

Saudaraku, riba bukan hanya merusak sistem ekonomi, tetapi juga menghancurkan hati manusia. Ketika seseorang terbiasa mengambil keuntungan dari kesulitan orang lain, rasa rahmat akan mati. Hatinya menjadi keras, pikirannya menjadi sempit, dan nuraninya tumpul.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Riba memiliki tujuh puluh tiga pintu dosa, yang paling ringan seperti seseorang menzinai ibunya sendiri.”
(HR. Ibnu Majah)

Hadis ini bukan untuk menakut-nakuti semata, tetapi menunjukkan betapa riba adalah dosa yang menjijikkan secara moral, meskipun sering tampak rapi dalam angka dan kontrak.

Riba Menghancurkan Keberkahan Hidup

Allah tidak mengatakan riba mengurangi harta, tetapi menghancurkannya.

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah.”
(QS. Al-Baqarah: 276)

Banyak orang bergelimang harta hasil riba, namun hidupnya sempit. Rumah tangga retak, hati gelisah, anak-anak jauh dari kebaikan. Inilah bentuk pemusnahan keberkahan yang tidak selalu terlihat di rekening, tetapi terasa dalam hidup.

Ulama salaf berkata,
“Tidaklah harta riba bertambah kecuali ia sedang menuju kehancurannya.”

Mengapa Sampai Diperangi oleh Allah?

Karena riba adalah perang terhadap keadilan, maka Allah membalasnya dengan perang. Riba menantang aturan Allah dalam muamalah, merusak tatanan sosial, dan memutus kasih sayang antarmanusia. Ia menumbuhkan keserakahan dan membunuh empati.

BACA JUGA: Dosa Besar: Memakan Riba

Ibn Katsir rahimahullah menafsirkan ayat ini dengan tegas:
“Pelaku riba berarti siap menghadapi hukuman Allah, baik di dunia maupun di akhirat.”

Perang Allah bisa berupa kegelisahan, kehancuran ekonomi, atau azab akhirat yang pedih. Dan siapa yang mampu bertahan jika Allah sudah menjadi lawannya?

Penutup

Saudaraku,
riba bukan sekadar dosa pribadi, tetapi kejahatan sosial. Ia merusak hati, menghancurkan keberkahan, dan mengundang murka Allah. Maka wajar jika Allah menyatakan perang terhadapnya.

Semoga Allah menjaga kita dari riba yang tampak maupun tersembunyi, menumbuhkan keberanian untuk memilih yang halal, dan mengaruniakan keberkahan dalam setiap rezeki yang kita genggam. Aamiin. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119