Home KajianSemua Akan Mengakui Allah sebagai Pengatur Segala Urusan

Semua Akan Mengakui Allah sebagai Pengatur Segala Urusan

Ayat ini mengajarkan kepada kita agar senantiasa memperkuat keimanan kepada Allah sebagai Rabb semesta alam.

by Abu Umar
0 comments 7 views

Salah satu bukti paling nyata tentang keesaan Allah adalah bahwa setiap manusia pada hakikatnya mengakui siapa yang mengatur alam semesta ini. Bahkan orang-orang musyrik pada zaman Rasulullah Muhammad ﷺ pun tidak mengingkari bahwa Allah adalah Pencipta, Pemberi rezeki, dan Pengatur seluruh makhluk. Namun, pengakuan itu belum cukup jika tidak diiringi dengan ibadah yang murni hanya kepada-Nya.

Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنْ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَمَّنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنْ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنْ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ

“Katakanlah, ‘Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang menguasai pendengaran dan penglihatan, siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapakah yang mengatur segala urusan?’ Maka mereka akan menjawab, ‘Allah.’ Maka katakanlah, ‘Mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?'” (QS. Yunus: 31)

BACA JUGA:  Doa Memohon Kenikmatan Memandang Wajah Allah

Dalam ayat ini Allah mengajukan beberapa pertanyaan yang jawabannya tidak mungkin diingkari oleh siapa pun yang berakal. Siapakah yang menurunkan hujan sehingga bumi menjadi subur? Siapakah yang menumbuhkan tanaman, mengalirkan sungai, dan menyediakan berbagai rezeki bagi seluruh makhluk? Siapakah yang menciptakan telinga sehingga dapat mendengar dan mata sehingga dapat melihat? Tidak ada jawaban lain selain Allah.

Demikian pula hanya Allah yang mampu mengeluarkan makhluk hidup dari sesuatu yang mati, seperti manusia yang berasal dari setetes air mani atau tumbuhan yang tumbuh dari biji yang tampak tidak bernyawa. Sebaliknya, Allah juga mengeluarkan sesuatu yang mati dari yang hidup, sesuai dengan hikmah dan ketetapan-Nya. Semua itu menunjukkan kesempurnaan kekuasaan-Nya.

Allah juga menegaskan bahwa Dialah satu-satunya yang mengatur seluruh urusan alam semesta. Pergantian siang dan malam, kehidupan dan kematian, kesehatan dan penyakit, kemuliaan dan kehinaan, semuanya berada di bawah pengaturan-Nya. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu mengendalikan alam ini tanpa izin Allah.

Menariknya, kaum musyrikin sendiri mengakui semua kenyataan tersebut. Ketika ditanya, mereka menjawab, “Allah.” Akan tetapi, pengakuan itu tidak menjadikan mereka sebagai orang yang bertauhid, karena mereka tetap mempersembahkan ibadah kepada selain Allah.

BACA JUGA:  Agar Tidak Meremehkan Nikmat Allah

Inilah pelajaran penting bahwa sekadar mengakui Allah sebagai Pencipta dan Pengatur belum cukup. Tauhid yang benar menuntut agar seluruh bentuk ibadah—doa, tawakal, rasa takut, harapan, penyembelihan, nazar, dan seluruh amal hati maupun anggota badan—ditujukan hanya kepada Allah semata.

Ayat ini mengajarkan kepada kita agar senantiasa memperkuat keimanan kepada Allah sebagai Rabb semesta alam. Jika kita yakin bahwa rezeki berada di tangan-Nya, maka jangan bergantung kepada makhluk. Jika kita yakin bahwa seluruh urusan diatur oleh-Nya, maka bertawakallah hanya kepada-Nya. Dan jika kita mengakui bahwa hanya Allah yang memiliki kekuasaan mutlak, maka sudah sepantasnya hanya kepada-Nya kita beribadah, berharap, dan memohon pertolongan. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119