Home Baiti JannatiKenapa Allah Menyebut Suami-Istri Itu Seperti Pakaian?

Kenapa Allah Menyebut Suami-Istri Itu Seperti Pakaian?

Hubungan suami-istri dalam Islam dibangun di atas saling memberi hak, perhatian, dan keindahan akhlak.

by Abu Umar
0 comments 36 views

Allah Ta’ala berfirman:

هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ

“Mereka (istri-istri kalian) adalah pakaian bagi kalian, dan kalian pun adalah pakaian bagi mereka.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Ayat ini sangat indah dan dalam maknanya. Allah tidak sekadar menyebut hubungan suami-istri sebagai ikatan, tetapi menggambarkannya seperti pakaian. Mengapa?

BACA JUGA:  Hukum Nikah dengan Mahar Dicicil

Karena pakaian itu menutup aib, melindungi, menghangatkan, dan menghiasi. Demikian pula suami dan istri. Seorang suami seharusnya menjadi penutup kekurangan istrinya, bukan justru membuka aibnya. Begitu pula seorang istri, hendaknya menjaga kehormatan suaminya, bukan mengumbar keburukannya kepada orang lain.

Pakaian juga adalah sesuatu yang paling dekat dengan tubuh. Ini menunjukkan bahwa hubungan suami-istri semestinya dibangun di atas kedekatan hati, kasih sayang, kepercayaan, dan rasa aman. Bukan hanya hidup serumah, tetapi juga saling menjadi tempat pulang, tempat bercerita, dan tempat menenangkan jiwa.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ”

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya.” (HR. Tirmidzi)

Hadits ini menunjukkan bahwa kebaikan seorang muslim paling nyata terlihat dari bagaimana ia memperlakukan pasangannya di rumah. Bukan hanya baik di depan orang lain, tetapi kasar kepada pasangan sendiri.

BACA JUGA:  Ucapan Selamat pada Pengantin

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Aku senang berhias untuk istriku sebagaimana aku juga suka jika istriku berhias untukku.”

Ini menunjukkan bahwa hubungan suami-istri dalam Islam dibangun di atas saling memberi hak, perhatian, dan keindahan akhlak.

Maka, ketika Allah menyebut suami-istri seperti pakaian, itu adalah isyarat agar rumah tangga menjadi tempat menutup luka, bukan menambah luka; memberi ketenangan, bukan kegelisahan. Jika masing-masing memahami ini, insyaAllah rumah tangga akan lebih dekat kepada sakinah, mawaddah, dan rahmah. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119