Home KajianDosa Besar: Menyekutukan Allah

Dosa Besar: Menyekutukan Allah

Setiap Muslim wajib menjaga kemurnian tauhid dan menjauhi segala bentuk syirik, baik yang besar maupun yang kecil.

by Abu Umar
0 comments 8 views

Dosa besar yang pertama adalah syirik, yaitu menyekutukan Allah Ta’ala dalam ibadah, doa, penghambaan, atau bentuk pengagungan lainnya yang hanya menjadi hak-Nya. Para ulama selalu memulai pembahasan dosa-dosa besar dengan syirik karena al-Qur’an dan Sunnah juga mendahulukannya sebagai larangan yang paling berbahaya.

Metode ini tampak jelas dalam banyak ayat Al-Qur’an. Ketika Allah menyebutkan berbagai larangan, syirik selalu disebutkan lebih dahulu sebelum dosa-dosa besar lainnya, seperti membunuh tanpa hak dan berzina. Allah berfirman,

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ

“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan lain selain Allah, tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar, dan tidak berzina.” (QS. Al-Furqan: 68)

BACA JUGA:  Kenalilah Dosa-dosa Besar (al-Kabair)

Demikian pula dalam Surah Al-An’am ayat 151 dan Surah Al-Isra’ ayat 22–23, Allah mengawali wasiat-Nya dengan larangan berbuat syirik sebelum menyebutkan berbagai perintah dan larangan lainnya.

Sebaliknya, ketika Al-Qur’an menyebutkan berbagai perintah, tauhid selalu didahulukan. Hal ini menunjukkan bahwa tauhid adalah kewajiban yang paling agung, fondasi seluruh amal, dan syarat diterimanya setiap ibadah. Tanpa tauhid, amal sebesar apa pun tidak akan bernilai di sisi Allah.

Begitu pula dalam hadits-hadits Nabi ﷺ tentang dosa-dosa besar, syirik selalu disebutkan pertama kali. Ini menunjukkan bahwa syirik merupakan dosa yang paling besar dan paling berbahaya dibandingkan dosa lainnya.

Bahaya syirik tidak hanya karena besarnya dosa tersebut, tetapi juga karena akibatnya di akhirat. Allah telah menegaskan bahwa siapa saja yang meninggal dunia dalam keadaan belum bertaubat dari syirik, maka dosanya tidak akan diampuni. Tempat kembalinya adalah neraka Jahanam, kekal di dalamnya, tanpa diringankan azabnya.

BACA JUGA:  Bunuh Diri: Dosa Besar yang Tidak Boleh Diremehkan

Allah Ta’ala berfirman,

وَالَّذِينَ كَفَرُوا لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَ لَا يُقْضَى عَلَيْهِمْ فَيَمُوتُوا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِنْ عَذَابِهَا

“Adapun orang-orang kafir, bagi mereka neraka Jahanam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mati dan azab mereka tidak diringankan.” (QS. Fathir: 36)

Karena itu, setiap Muslim wajib menjaga kemurnian tauhid dan menjauhi segala bentuk syirik, baik yang besar maupun yang kecil. Tauhid adalah hak Allah yang paling agung atas hamba-Nya, sedangkan syirik adalah kezaliman terbesar yang menghancurkan seluruh amal dan menjadi sebab kebinasaan yang kekal apabila tidak disertai taubat sebelum datangnya kematian. []

ReferensI: Syarhu Kitabul Kabäir wa Tabyinil Maharim (Dosa-Dosa Besar) / Penulis: Imam adz-Dzahabi / Penerbit: Pustaka Imam Syafi’i / Cetakan Pertama: Sya’ban 1446 H/Februari 2025 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119