Home KajianMenjaga Kemurnian Tauhid Seorang Muslim

Menjaga Kemurnian Tauhid Seorang Muslim

Menjaga kemurnian tauhid merupakan kewajiban terbesar setiap muslim.

by Abu Umar
0 comments 6 views

Syirik adalah dosa yang paling besar dan kezaliman yang paling berat. Allah tidak akan mengampuni pelaku syirik apabila ia meninggal dunia tanpa bertaubat. Karena itu, setiap muslim wajib memahami hakikat syirik agar dapat menjauhinya.

Secara bahasa, syirik berarti menjadikan sekutu atau menyamakan sesuatu dengan yang lain. Adapun secara syariat, syirik adalah menyamakan selain Allah dengan Allah dalam salah satu kekhususan yang hanya dimiliki-Nya, baik dalam rububiyyah (kekuasaan dan pengaturan alam semesta), uluhiyyah (hak untuk disembah), maupun asma’ wa shifat (nama-nama dan sifat-sifat-Nya).

Sebagaimana tauhid terbagi menjadi tiga, syirik pun terbagi menjadi tiga.

BACA JUGA:  Dosa Besar: Menyekutukan Allah

Pertama, syirik dalam rububiyyah, yaitu meyakini ada selain Allah yang memiliki kekuasaan mutlak dalam mencipta, mengatur, atau menguasai alam semesta.

Kedua, syirik dalam asma’ wa shifat, yaitu menyamakan makhluk dengan Allah dalam nama atau sifat-sifat-Nya yang khusus.

Ketiga, syirik dalam uluhiyyah, yaitu mempersembahkan ibadah kepada selain Allah, seperti berdoa, bernazar, menyembelih, atau memohon pertolongan dalam perkara gaib kepada selain-Nya.

Al-Qur’an menjelaskan bahwa hakikat syirik adalah menyamakan makhluk dengan Allah. Ketika penghuni neraka mengakui kesalahan mereka, Allah mengabadikan ucapan mereka:

تَاللَّهِ إِن كُنَّا لَفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ ۝ إِذْ نُسَوِّيكُم بِرَبِّ الْعَالَمِينَ

“Demi Allah, sungguh dahulu kami benar-benar dalam kesesatan yang nyata, ketika kami menyamakan kamu dengan Rabb semesta alam.” (QS. Asy-Syu’ara’: 97–98)

Allah juga melarang manusia menjadikan tandingan bagi-Nya:

فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

“Maka janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 22)

Inilah hakikat syirik, yaitu menjadikan sesuatu sebagai tandingan bagi Allah dalam perkara yang menjadi hak-Nya semata.

Bahaya syirik sangat besar karena bukan hanya mendatangkan azab, tetapi juga menggugurkan seluruh amal kebaikan. Amal sebanyak apa pun tidak akan diterima jika seseorang meninggal dalam keadaan musyrik.

BACA JUGA:  Ukuran Dosa Besar dan Dosa Kecil

Allah Ta’ala berfirman:

لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ ۝ بَلِ اللَّهَ فَاعْبُدْ وَكُن مِّنَ الشَّاكِرِينَ

“Sungguh, jika engkau mempersekutukan Allah, niscaya gugurlah seluruh amalmu dan engkau benar-benar termasuk orang-orang yang merugi. Maka sembahlah Allah saja dan jadilah termasuk orang-orang yang bersyukur.” (QS. Az-Zumar: 65–66)

Oleh sebab itu, menjaga kemurnian tauhid merupakan kewajiban terbesar setiap muslim. Tauhid adalah dasar diterimanya seluruh amal, sedangkan syirik adalah sebab terbesar kebinasaan di dunia dan akhirat. Selama seseorang menjaga tauhidnya dan menjauhi segala bentuk syirik, ia telah menjaga pondasi utama agamanya. []

banner

ReferensI: Syarhu Kitabul Kabäir wa Tabyinil Maharim (Dosa-Dosa Besar) / Penulis: Imam adz-Dzahabi / Penerbit: Pustaka Imam Syafi’i / Cetakan Pertama: Sya’ban 1446 H/Februari 2025 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119