Home IbadahCara Mengingatkan Imam dalam Shalat

Cara Mengingatkan Imam dalam Shalat

Sikap tenang, penuh adab, dan mengikuti tuntunan Nabi merupakan bagian dari kesempurnaan shalat berjamaah.

by Abu Umar
0 comments 57 views

Shalat berjamaah merupakan salah satu syiar Islam yang sangat dianjurkan. Dalam pelaksanaannya, seorang imam adalah pemimpin yang diikuti oleh para makmum. Namun, imam tetaplah manusia yang tidak luput dari lupa atau keliru ketika membaca ayat, jumlah rakaat, maupun gerakan shalat. Oleh karena itu, syariat telah mengajarkan adab yang benar dalam mengingatkan imam agar shalat tetap berlangsung dengan khusyuk dan tertib.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: التَّسْبِيحُ لِلرِّجَالِ، وَالتَّصْفِيقُ لِلنِّسَاءِ

“Mengucapkan tasbih itu bagi laki-laki dan menepuk tangan itu bagi perempuan.”

Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan:

فِي الصَّلَاةِ

“…di dalam shalat.”

(HR. Al-Bukhari no. 1203 dan Muslim no. 422).

BACA JUGA:  Yang Membolehkan Shalat Dijamak

Hadis yang mulia ini menjadi dasar bahwa apabila imam melakukan kekeliruan dalam shalat, maka makmum laki-laki mengingatkannya dengan mengucapkan:

سُبْحَانَ اللَّهِ

“Subhānallāh.”

Ucapan tasbih tersebut diucapkan dengan suara yang dapat didengar oleh imam, namun tidak berlebihan. Ketika mendengar tasbih dari makmum, imam hendaknya segera memperhatikan dan memperbaiki kesalahan apabila memang ia menyadarinya.

Adapun makmum perempuan tidak diperintahkan mengucapkan tasbih dengan suara keras. Syariat mengajarkan agar mereka mengingatkan imam dengan tepukan tangan, yaitu menepukkan telapak tangan kanan ke punggung telapak tangan kiri. Cara ini lebih sesuai dengan adab yang diajarkan Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan lebih menjaga kehormatan wanita di dalam shalat.

Hadis ini juga menunjukkan betapa sempurnanya syariat Islam. Bahkan perkara yang tampak sederhana, seperti cara mengingatkan imam ketika lupa, telah dijelaskan dengan rinci oleh Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini membuktikan bahwa agama Islam mengatur seluruh aspek ibadah agar dilakukan sesuai tuntunan, bukan berdasarkan kebiasaan atau pendapat semata.

Para ulama menjelaskan bahwa makmum tidak boleh mengingatkan imam dengan berbicara menggunakan kalimat biasa, seperti “Pak Imam, lupa!” atau “Kurang satu rakaat!” karena ucapan semacam itu termasuk perkataan manusia yang tidak disyariatkan dalam shalat. Yang diajarkan adalah tasbih bagi laki-laki dan tepukan tangan bagi perempuan.

BACA JUGA:  

banner

Bolehkah Wanita Langsung Shalat ketika Adzan Masih Tetap Berlangsung?

Selain itu, makmum juga hendaknya tidak tergesa-gesa menyalahkan imam. Bisa jadi yang keliru justru dirinya sendiri. Karena itu, hendaknya ia yakin terlebih dahulu sebelum memberikan isyarat kepada imam. Sikap tenang, penuh adab, dan mengikuti tuntunan Nabi merupakan bagian dari kesempurnaan shalat berjamaah.

Marilah kita mempelajari tata cara shalat sebagaimana yang diajarkan Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Semakin sesuai ibadah kita dengan sunnah, semakin besar pula harapan diterimanya amal di sisi Allah Ta’ala. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119