Allah Ta’ala berfirman:
وَأَنفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُم مُّسْتَخْلَفِينَ فِيهِ
(Infakkanlah sebagian dari harta yang Allah jadikan kamu sebagai pengelolanya).
Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak akan berkurang harta karena sedekah.” (HR. Muslim).
Saudaraku, harta di tangan seorang muslim bukanlah tujuan, tetapi amanah.
Ia bukan untuk disombongkan, tetapi untuk dipertanggungjawabkan.
BACA JUGA: Talbis Iblis terhadap para Pemilik Harta
Seorang mukmin memegang harta, namun hatinya tidak terikat padanya.
Ia menjadikan harta sebagai sarana menuju ridha Allah.
Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه berkata: “Harta terbaik adalah yang berada di tangan orang shalih.”
Saudaraku, harta bisa menjadi jalan menuju surga atau jurang neraka.
Tergantung bagaimana ia diperoleh dan dibelanjakan.
Jika halal dan digunakan dalam kebaikan, ia menjadi cahaya.
Namun jika haram dan digunakan dalam kemaksiatan, ia menjadi kegelapan.
Hasan Al-Bashri رحمه الله berkata: “Dunia di tangan, bukan di hati.”
Saudaraku, jangan jadikan harta sebagai tuan, tapi jadikan ia sebagai pelayan.
Gunakan ia untuk sedekah, membantu sesama, dan menolong agama Allah.
BACA JUGA: Hartamu Akan Ditanya
Ingatlah, harta yang kita simpan akan kita tinggalkan.
Namun harta yang kita infakkan akan kita temukan kembali di akhirat.
Saudaraku, jangan tertipu dengan banyaknya harta.
Karena hakikat kekayaan adalah kaya hati, bukan banyaknya simpanan.
Semoga Allah menjadikan harta kita sebagai sebab keselamatan, bukan sebab penyesalan.
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

