Home RenunganHarapan tanpa Usaha Adalah Kebodohan

Harapan tanpa Usaha Adalah Kebodohan

Jika dalam urusan dunia manusia memahami bahwa panen membutuhkan kerja keras, maka dalam urusan akhirat hal itu lebih layak untuk dipahami.

by Abu Umar
0 comments 6 views

Banyak orang memiliki harapan yang besar. Mereka ingin mendapatkan ampunan Allah, meraih surga, memperoleh keberkahan hidup, dan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi-Nya. Namun, tidak sedikit yang hanya berhenti pada harapan dan angan-angan tanpa disertai usaha yang nyata. Mereka berharap hasil yang besar, tetapi enggan menempuh sebab-sebab yang mengantarkan kepada hasil tersebut.

Ibnul Qayyim rahimahullah memberikan perumpamaan yang sangat indah dalam menjelaskan keadaan seperti ini. Beliau berkata:

ولو أن رجلا كانت له أرض يؤمل أن يعود عليه من مغلها ما ينفعه فأهملها ولم يبذرها ولم يحرثها، وحسن ظنه بأنه يأتي من مغلها ما يأتي من حرث وبذر وسقى وتعاهد الأرض لعده الناس من أسفه السفهاء

“Seandainya seseorang memiliki sebidang tanah yang ia harapkan akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat baginya, lalu ia mengabaikannya; tidak menabur benih, tidak membajak, dan tidak mengurusnya, namun ia tetap berbaik sangka bahwa hasilnya akan datang sebagaimana datangnya hasil dari tanah yang digarap, ditanam, dan disiram, niscaya orang-orang akan menganggapnya sebagai orang yang paling bodoh.” Ad-Da’u wad Dawa’, hlm. 39

BACA JUGA: Jangan Sebut Usaha Tidak Akan Mengkhianati Hasil

Perumpamaan ini sangat mudah dipahami. Tidak ada seorang petani yang berharap panen melimpah jika ia tidak menanam benih, tidak menyiram tanaman, dan tidak merawat lahannya. Semua orang mengetahui bahwa hasil yang baik membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh.

Demikian pula dalam urusan akhirat. Tidaklah pantas seseorang berharap mendapatkan surga, tetapi ia meninggalkan shalat. Ia berharap memperoleh ampunan Allah, tetapi terus-menerus melakukan maksiat tanpa taubat. Ia berharap hidupnya diberkahi, tetapi enggan menjalankan perintah-perintah Allah.

Allah Ta’ala berfirman:

وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ

“Dan bahwa manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.”  (QS. An-Najm: 39)

Ayat ini mengajarkan bahwa keberhasilan berkaitan erat dengan usaha yang dilakukan. Semakin besar cita-cita seseorang, semakin besar pula kesungguhannya dalam menempuh sebab-sebab yang benar.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah pernah mengingatkan:

“Bukanlah iman itu dengan angan-angan dan hiasan kata-kata, tetapi iman adalah apa yang menetap di dalam hati dan dibenarkan oleh amal.”

Karena itu, seorang muslim hendaknya membedakan antara harapan yang benar dan angan-angan kosong. Harapan yang benar akan melahirkan amal saleh, kesungguhan, doa, dan kesabaran. Adapun angan-angan kosong hanya membuat seseorang berkhayal tentang hasil yang besar tanpa mau berkorban untuk meraihnya.

BACA JUGA: Cobalah Terus… dan Jadikan Harapan Selalu Menemanimu

Jika dalam urusan dunia manusia memahami bahwa panen membutuhkan kerja keras, maka dalam urusan akhirat hal itu lebih layak untuk dipahami. Surga yang luasnya seluas langit dan bumi tidak diraih dengan angan-angan semata, tetapi dengan iman, amal saleh, taubat, dan kesungguhan dalam menaati Allah.

Maka janganlah kita menjadi seperti orang yang mengharapkan panen dari tanah yang tidak pernah ia garap. Sebaliknya, jadilah hamba yang memiliki harapan kepada Allah sekaligus berusaha dengan sungguh-sungguh. Sebab harapan yang disertai amal adalah jalan menuju keberhasilan, sedangkan harapan tanpa usaha hanyalah kebodohan dan tipu daya yang menyesatkan. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119