Home Yaumul HisabHartamu Akan Ditanya

Hartamu Akan Ditanya

Setelah dia merabanya dengan saksama, ternyata dia merasakan ada bulatan dinar, sehingga dia pun merasa senang karena membayangkan akan mendapat uang dinar.

by Abu Umar
0 comments 24 views

Dari Anas bin Malik, dia menuturkan; Rasulullah pernah bersabda:

(( يَا ابْنَ آدَمَ، لَا تَزُولُ قَدَمَاكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ عَزَّوَجَلَّ حَتَّى تُسْأَلَ عَنْ أَرْبَع: عُمْرِكَ، فِيمَا أَفْنَيْتَهُ؟ وَجَسَدِكَ، فِيمَا أَبْلَيْتَهُ ۚ وَمَالِكَ، مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبْتَهُ وَأَيْنَ أَنْفَقْتَهُ؟ وَعِلْمِكَ، مَاذَ عَمِلْتَ فِيهِ؟))

“Wahai anak Adam! Tidaklah kedua telapak kakimu akan bergeser dari hadapan Allah pada hari Kiamat kelak, melainkan sebelum kamu ditanya tentang empat perkara: (1) umurmu, untuk apa kamu habiskan; (2) jasadmu, untuk apa kamu lapukkan; (3) hartamu, dari mana kamu dapatkan dan ke mana kamu belanjakan; serta (4) ilmumu, apa yang kamu amalkan dengannya. ”

(Hadits ini shahih. Hadits ini memiliki beberapa jalur periwayatan, dan saya telah menyebutkannya dalam komentar saya atas kitab Juz-a Dzammın Man La Ya’mal bi ‘Ilmihi karya Ibnu Asakır (no. 1)

BACA JUGA: Talbis Iblis Seputar Mengagungkan Orang Zuhud

Di antara orang awam ada yang menggunakan hartanya untuk membangun masjid dan jembatan, akan tetapi tujuan utamanya ialah riya (pamer), sum’ah (mencari reputasi diri), dan agar dia dikenang sebagai orang baik. Dia menuliskan namanya pada bangunan apa pun yang didirikannya.

Padahal, andaikan orang itu bekerja untuk Allah, maka cukup Allah saja yang mengetahui. Namun saat dia diperintahkan membangun tembok tanpa mencantumkan namanya di bangunan tersebut, dia tidak mau melakukan pekerjaan ini.

Termasuk amalan yang serupa adalah mengeluarkan banyak lilin dalam bulan Ramadhan supaya menciptakan suasana terang benderang. Tetapi perbuatan ini dilakukan untuk mencari sum’ab belaka, mengingat sepanjang tahun masjid mereka senantiasa gelap gulita.

Perbuatan ini dilakukan sebab mengeluarkan sedikit minyak guna menerangi masjid setiap malam tidak begitu berpengaruh dalam memancing pujian dari orang lain. Berbeda dengan mengeluarkan lilin pada bulan Ramadhan.

Di sisi lain, akan lebih baik lagi jika alokasi anggaran membeli lilin-lilin tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan kaum fakir miskin.

Beberapa dari mereka bersedekah kepada orang fakir, namun sedekah itu diserahkan di hadapan banyak orang. Sehingga dengan perbuatan ini dia bisa mendapat dua hal sekaligus, yaitu pujian orang lain sekaligus menghinakan si fakir yang diberi sedekah.

Di antara mereka ada juga yang memiliki dinar dengan bobot yang tidak sempurna, misalnya kurang dari 2 qirath, atau memiliki dinar yang cacat, lalu dia menyedekahkannya kepada orang lain secara terbuka, di depan khalayak ramai, agar orang-orang mengatakan bahwa dia telah memberikan uang dinar kepada si fulan.

Kebalikan amalan riya ini ialah amalan orang-orang shalih terdahulu. Mereka meletakkan dinar yang berat di dalam lipatan kertas, dan berat 1 dinarnya lebih dari 1,5 dinar, kemudian mereka memberikannya kepada si fakir secara sembunyi-sembunyi. Kemudian ketika si fakir ini melihat lipatan kertas kecil, dia mengira ia potongan saja.

BACA JUGA:  Talbis Iblis atas Orang Awam yang Terperdaya oleh Faktor Keturunan

Namun setelah dia merabanya dengan saksama, ternyata dia merasakan ada bulatan dinar, sehingga dia pun merasa senang karena membayangkan akan mendapat uang dinar.

Ketika membukanya, si fakir mengira dinar itu beratnya tidak sempurna. Akan tetapi setelah mengetahui dinar itu berat, dia menyangka bahwa beratnya hampir 1 dinar. Saat menimbangnya, ternyata berat aslinya lebih daripada itu. Maka dia pun semakin gembira.

Sungguh, pahala bagi pihak pemberi semakin berlipat ganda pada setiap fase yang dilewati pihak penerima ini! []

Sumber: Al-Muntaqa An-Nafis min Talbîs Iblîs (Talbis Iblis – Tipu Daya dan Perangkap Iblis ddalam Upaya Menjerumuskan Manusia Ke Jurang Kehancuran / Penulis: Ibnul Jauzi / Penerbit: : Dar Ibnul Jauzi Riyadh KSA / Cet. I 1429 Η / Pustaka Imam Syafi’i / Cetakan Keenam Jumadil Ula 1442 H / Desember 2020 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119