Home Baiti JannatiMelatih Ibadah pada Anak

Melatih Ibadah pada Anak

Dengan memberikan teladan, meng-ajarkan, melatih, membiasakan, dan mengawasinya secara berkesi nambungan, shalat akan melekat di hati anak-anak kita.

by Abu Umar
0 comments 259 views

Ayah dan Bunda tujuan kita diciptakan oleh Allah adalah untuk berIbadah kepada-Nya. Dengan beribadah, hubungan kita dengan Sang Pencipta akan tetap terjaga Ruhiyah kita pun akan semakin berkem-bang dan kuat.

Maka, sebagai orangtua, kita harus membiasakan buah hati untuk beribadah sejak kecil Bagaimana cara memulainya? Cara memulai-rnya adalah dengan memberikan keteladanan.

Jika diperhatikan, anak-anak pasti sangat suka untuk meniru hal-hal yang Ayah dan Bunda lakukan Dengan meniru Ayah dan Bunda, mereka ingin terlihat seperti orang dewasa. Ketika mereka melihat Ayah dan Bunda berwudhu dan shalat, misalnya, mereka pun ingin berwudhu dan shalat.

BACA JUGA: Iblis Berencana Memperdaya Anak Cucu Adam

1- Melatih Berwudhu

Ayah dan Bunda bisa memberikan contoh dan mengajarkan cara berwudhu kepada buah hati sejak la berusia 4 tahun. Ketika ia memprak-tikkannya, Ayah dan Bunda harus mengawasi-nya agar la berwudhu dengan cara yang benar.

2- Melatih Shalat

Ayah dan Bunda harus mengerjakan shalat di tempat yang bisa dilihat oleh buah hati. Karena, shalat yang ia lihat itu akan terekam di dalam jiwanya.

Sesuai dorongan fitrahnya, anak usia 4 tahun pasti ingin ikut berdiri di samping kita ketika shalat. Oleh karena itu, sebisa mungkin kita harus menjaga kebiasaan itu, meski anak hanya ikut berdiri dan mengikuti gerakannya

Kemudian, ketika anak berusia 5 tahun, ajarkan ia untuk membaca surat Al-Fatihah dalam shalatnya. Lalu, lanjutkan dengan menga-jarkan anak untuk membaca surat-surat pendek ketika la berusia 6 tahun. Mintalah buah hati untuk membaca surat-surat tersebut ketika shalat. Nah, saat sudah beranjak 7 tahun, Ayah dan Bunda harus mulai menyuruh dan mengawasinya agar konsisten melakukan shalat. Pun membiasakannya shalat berjamaah di masjid (bagi anak laki-lakil

Jangan lupa untuk memberikan hadiah-hadiah kecil untuk buah hati di antara fase-fase tadi (4-7 tahun). Sebaliknya, berikan pula hukum-an untuknya (dengan tidak memukul sampai mereka 10 tahun) jika la meninggalkan shalat atau bermalas-malasan dalam melakukannya

BACA JUGA:  Anak yang Berbakti Itu

Demikianlah, Ayah dan Bunda. Dengan memberikan teladan, meng-ajarkan, melatih, membiasakan, dan mengawasinya secara berkesi nambungan, shalat akan melekat di hati anak-anak kita. Shalat itu pun akan menjadi sarana yang paling kuat untuk mendidik ruhlyah buah hati kita.

3- Melatih Sedekah

Sejak dini, anak kita harus sudah dilatih untuk bersedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan Caranya, Ayah dan Bunda bisa memberi-kan sejumlah uang kepada ananda. Lalu, mintalah ia untuk memberikan uang itu kepada orang miskin. []

Sumber: Rumahku Madrasah Pertamaku / Penulis: Dr. Khalid Ahmad Syantut / Penerbit: Maskana Media / Cetakan Kedua, Januai 2009

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119