Allah Menghidupkan Bumi yang Sebelumnya Mati
Allah Yang Maha Mampu menghidupkan hal itu, juga Maha Mampu untuk membangkitkan semua manusia yang telah mati untuk dikumpulkan di padang Mahsyar.
Allah Yang Maha Mampu menghidupkan hal itu, juga Maha Mampu untuk membangkitkan semua manusia yang telah mati untuk dikumpulkan di padang Mahsyar.
Oleh karena itu, wajarlah apabila al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Quraisy kepada seorang rasul yang Quraisy pula, agar dapat menjinakkan orang-orang Arab dan…
Maksudnya adalah bahwa pahala di akhirat tidak menurut angan-angan mereka, tetapi sesuai dengan ketentuan agama.
Imam al-Qurthubi menyatakan bahwa ayat ini “merupakan dalil bahwa hakikatnya benda kita adalah milik Allah SWT.
Ali bin Abi Thalib mampu mengendalikan keindahan dunia yang fana, ia tak sedikit pun terpesona dan terlena dengan kehidupan dunia yang menggiurkan.
Ini adalah suatu bukti pekerjaan yang tidak betul sebagai bagian dari akibat angan-angan itu.
Kita semua butuh bekal, bukan bertujuan bersaing di dunia. Bekal ini lebih kita butuh untuk menuju alam akhirat.
Maka jangan silau dengan kesuksesan dan kemegahan yang ditampilkan seseorang.
Itulah sabda Rasulullah yang seakan menjadi isyarat pamitnya Rasulullah di antara pertanda lainnya sebelum beliau wafat.
Keesokan harinya Umar mendapati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang menangis bersama Abu Bakar.
Aku juga mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Aku tidak melihat suatu pemandangan pun yang lebih menakutkan daripada kubur’.”
Adapun utang yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung darinya adalah tiga bentuk utang: