Orang-orang yang Tertipu: Terus Berbuat Maksiat
Sebagian lain tertipu dengan anggapan bahwa Allah tidak butuh kepada adzab-Nya karena adzab tersebut tidak akan menambahkan sesuatu apa pun dalam kerajaan-Nya.
Sebagian lain tertipu dengan anggapan bahwa Allah tidak butuh kepada adzab-Nya karena adzab tersebut tidak akan menambahkan sesuatu apa pun dalam kerajaan-Nya.
Inilah contoh manusia yang bergantung kepada nash-nash yang berisi pengharapan, menyandarkan diri kepadanya, dan memegangnya erat-erat dengan kedua tangannya.
Mengqadha puasa Ramadhan merupakan kewajiban yang termasuk rukun Islam, sehingga harus diprioritaskan.
Jika anak-anak diwajibkan selalu dalam keadaan suci, hal itu bisa menyulitkan dan bahkan membuat mereka enggan belajar Al-Qur’an.
Iblis pula yang menyibukkan sebagian lainnya supaya menunda-nunda bertaubat, sehingga mereka terus-menerus menunda-nundanya.
Mayoritas mereka berpegang kepada pendapat pribadi sehingga lebih banyak merusak daripada memperbaiki.
Ketika kita yakin bahwa rezeki sudah ditetapkan, maka tidak ada alasan untuk membandingkan diri dengan orang lain.
Hendaknya kita memperhatikan isi doa-doa kita. Mintalah kebaikan dunia dan akhirat, serta jagalah hubungan dengan keluarga dan sesama.
Jangan ucapkan kalimat yang menunjukkan kekecewaan, karena itu bisa menjadi sebab tertutupnya pintu pengabulan.
Hadirkan hati, pahami apa yang kita minta, dan tanamkan keyakinan penuh bahwa Allah pasti mendengar dan mampu mengabulkan.
Mereka menyangka, bahwa zuhud adalah menjadikan badan letih dan membiarkan hewan-hewan tunggangan kurus