Doa adalah ibadah yang agung, penghubung antara hamba dengan Rabb-nya. Namun, tidak semua doa dikabulkan. Di antara sebab tertolaknya doa adalah ketika seseorang berdoa tanpa keyakinan dan dengan hati yang lalai.
Rasulullah ﷺ bersabda:
ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ
“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai lagi main-main.” (HR. At-Tirmidzi, dishahihkan Al-Hakim dan dihasankan Al-Albani)
BACA JUGA: Waktu-waktu Terkabulnya Doa
Hadits ini mengajarkan dua hal penting dalam berdoa: keyakinan dan kehadiran hati. Keyakinan bahwa Allah Maha Mampu mengabulkan segala permintaan, serta menghadirkan hati dengan penuh kesungguhan, bukan sekadar ucapan di lisan.
Banyak orang berdoa, namun hatinya sibuk dengan urusan dunia, pikirannya melayang, bahkan lisannya mengucap doa tanpa memahami maknanya. Inilah yang disebut dengan hati yang lalai. Doa seperti ini kehilangan ruhnya, sehingga sulit untuk dikabulkan.
Para ulama salaf sangat memperhatikan adab ini. Mereka berdoa dengan penuh kekhusyukan, menghadirkan hati, dan benar-benar berharap kepada Allah. Mereka juga menghindari sikap tergesa-gesa dan berputus asa jika doa belum dikabulkan.
BACA JUGA: Bolehkah Berdoa Meminta Panjang Umur dan Banyak Harta?
Maka, perbaikilah cara kita berdoa. Hadirkan hati, pahami apa yang kita minta, dan tanamkan keyakinan penuh bahwa Allah pasti mendengar dan mampu mengabulkan.
Karena doa yang kuat bukan hanya pada kata-katanya, tetapi pada hati yang hidup di dalamnya. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

