Diriwayatkan dari Nafi, bahwa Ibnu Umar ketika hendak memulai shalatnya ia bertakbir dan mengangkat kedua tangannya. Ketika rukuk ia mengangkat kedua tangannya. Ketika mengucapkan sami’allahu liman hamidah, ia mengangkat kedua tangannya. Ketika berdiri dari dua rakaat pertama, ia mengangkat kedua tangannya. la menisbatkan perbuatan tersebut kepada Nabi.
Saya katakan, keempat posisi di atas disunnahkan untuk mengangkat kedua tangannya padanya. Namun, kadang disunnahkan untuk mengangkat tangan pada setiap gerakan mengangkat dan menundukkan badan.
BACA JUGA: Keutamaan Shalat Ashar
Hal ini berdasarkan hadits riwayat Malik bin Al-Huwairits, bahwa dirinya pernah melihat Rasulullah mengangkat kedua tangannya dalam shalat ketika rukuk, bangkit dari rukuk, ketika akan sujud dan ketika bangun dari sujud hingga tangannya sejajar dengan telinganya.
Posisi mengangkat kedua tangan dan tata-caranya
Diriwayatkan dari Nabi bahwa beliau terkadang mengangkat kedua tangannya bersamaan dengan takbir, terkadang setelah takbir atau terkadang sebelumya.
BACA JUGA: Rutinkan Shalat Malam Walaupun Sedikit
Disunnahkan untuk mengangkat kedua tangan dengan membuka jari-jari tangan dan menyejajarkannya dengan bahu. Hal ini sebagaimana tertera dalam hadits riwayat Abu Qatadah Atau posisinya sejajar dengan telinga sebagaimana tertera dalam hadits riwayat Wa’il bin Hujr di atas. []
Sumber: Shahih Fiqhu As-Sunnah (Shahih Fiqih Sunnah (Jilid 1)/ Penulis: Abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim / Penerbit: Insan Kamil / Cetakan: Cet. 1: Nopember 2021 / Rabiul Akhir 1443 H
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

