Futur adalah kondisi menurunnya semangat dalam beribadah, yang hampir pasti pernah dialami setiap Muslim. Bahkan para sahabat pun merasakannya. Oleh karena itu, futur bukanlah tanda kebinasaan, melainkan ujian yang harus dihadapi dengan ilmu dan kesabaran. Yang berbahaya adalah jika seseorang membiarkan dirinya terus larut tanpa upaya untuk bangkit.
Berikut tujuh langkah yang bisa dilakukan saat hati mulai terasa futur:
1. Mengingat Kembali Tujuan Hidup
Renungkan kembali bahwa kita diciptakan untuk beribadah kepada Allah. Dunia hanyalah sementara, sedangkan akhirat adalah tujuan utama. Mengingat ini akan membantu meluruskan niat dan membangkitkan semangat.
2. Memperbanyak Dzikir
Hati yang futur seringkali disebabkan karena lalai dari mengingat Allah. Perbanyaklah dzikir, karena dengan dzikir hati menjadi tenang dan hidup kembali.
BACA JUGA: 3 Sebab Futur
3. Tetap Menjaga Ibadah Wajib
Saat futur, jangan sampai meninggalkan yang wajib. Shalat lima waktu harus tetap dijaga. Ini adalah fondasi utama yang tidak boleh runtuh dalam kondisi apa pun.
4. Mengurangi Beban Ibadah Sunnah Sementara
Jika terasa berat, kurangi amalan sunnah namun tetap konsisten. Rasulullah ﷺ melalui Rasulullah Muhammad mengajarkan bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah yang kontinu meskipun sedikit.
5. Mencari Lingkungan yang Baik
Bergaul dengan orang-orang shalih dapat membantu menguatkan iman. Lingkungan sangat mempengaruhi kondisi hati, maka pilihlah teman yang mengingatkan kepada kebaikan.
BACA JUGA: Ketika Futur Melanda
6. Membaca Al-Qur’an dan Tadabbur
Al-Qur’an adalah obat bagi hati. Luangkan waktu untuk membaca dan merenungi maknanya. Ayat-ayat Allah mampu melembutkan hati yang keras dan membangkitkan iman yang lemah.
7. Berdoa Memohon Keteguhan Hati
Jangan meremehkan doa. Mintalah kepada Allah agar diberikan keistiqamahan. Salah satu doa yang diajarkan adalah: “Ya Muqallibal qulub, tsabbit qalbi ‘ala dinik” (Wahai Yang Membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu).
Futur bukan akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari ujian iman. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya. Bangkitlah perlahan, tetap istiqamah, dan jangan pernah putus asa dari rahmat Allah. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

