Kematian adalah suatu kepastian yang tidak bisa dihindari oleh siapa pun. Setiap yang hidup pasti akan merasakan mati, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati, kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. Al-‘Ankabut: 57)
Mengingat kematian bukan berarti menjadi orang yang pesimis atau putus asa, tetapi justru menjadi motivasi untuk menjalani hidup dengan lebih baik dan bermakna.
1. Ziarah kubur. Nabi ﷺ bersabda, “Berziarah kuburlah kamu, sebab ia dapat mengingatkanmu akan akhirat.” (HR. Ahmad dan Abu Daud, disahihkan Syaikh Al-Albani)
BACA JUGA: Langit dan Bumi Menangis karena Kematian Seorang Mukmin Shalih
2. Melihat mayat ketika dimandikan.
3. Menyaksikan orang-orang yang tengah sekarat dan menalqinkan mereka dengan kalimat syahadat.
4. Mengiringi jenazah, solat ke atasnya serta menghadiri pengkebumiannya.
5. Membaca Al-Qur’an, terutama ayat-ayat yang mengingatkan akan kematian dan sakratul maut seperti ayat 19 surat Qaaf.
6. Uban dan Penyakit. Kedua hal ini merupakan utusan malaikat maut kepada para hamba.
BACA JUGA: Hari Perhitungan Setelah Bangkit dari Kematian
7. Fenomena alam yang dijadikan Allah s.a.w. untuk mengingatkan para hamba akan kematian seperti gempa, gunung meletus, banjir, badai dan sebagainya.
8. Membaca berita-berita tentang umat-umat masa lalu yang telah dibinasakan oleh maut.
Semoga Allah s.w.t. menutup akhir hayat kita dengan Husnul Khatimah dan menerima semua amal shalih kita, Amin. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

