Home MuhasabahJika Banyak Bertanya yang Tidak Ada Gunanya

Jika Banyak Bertanya yang Tidak Ada Gunanya

Ayat ini menunjukkan bahwa terlalu banyak bertanya tentang hal yang tidak penting bisa membawa kesusahan dan kerugian bagi diri sendiri.

by Abu Umar
0 comments 183 views

Bertanya adalah hal yang baik dan dianjurkan dalam Islam, terutama dalam mencari ilmu. Namun, jika pertanyaan tersebut:

Tidak ada manfaatnya (baik dunia maupun akhirat),
Hanya untuk memuaskan rasa penasaran yang berlebihan,
Menyingkap aib orang lain,
Atau hanya memancing perdebatan tanpa niat yang lurus,

Maka hal itu termasuk perbuatan yang sia-sia dan dapat menimbulkan mudarat.

Al-Qur’an – QS. Al-Ma’idah: 101-102 menyatakan bahwa: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menanyakan (kepada nabimu) hal-hal yang jika dijelaskan kepadamu, akan menyusahkan kamu…”

BACA JUGA:  5 yang Akan Ditanyakan di Akhirat

Ayat ini menunjukkan bahwa terlalu banyak bertanya tentang hal yang tidak penting bisa membawa kesusahan dan kerugian bagi diri sendiri.

Dan Rasulullah ﷺ bersabda: “Di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berguna baginya.” — (HR. Tirmidzi)

Pertanyaan yang tidak berguna termasuk dalam perkara yang tidak memberi manfaat, dan sebaiknya dihindari.

Refleksi dan Pesan Hikmah:

🔹 Tidak semua hal perlu ditanya, apalagi jika tidak berdampak pada kebaikan.
🔹 Adab dalam bertanya itu penting: tanyakan yang bermanfaat, hindari yang sia-sia.
🔹 Ilmu itu bukan sekadar banyak tahu, tapi tahu apa yang penting untuk diketahui.

Banyak bertanya yang tidak perlu ini yang menyebabkan satu dari dua kehancuran umat. Kenapa?

Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya kehancuran orang-orang sebelum kalian adalah karena banyaknya pertanyaan mereka (yang tidak berguna) dan penentangan mereka terhadap nabi-nabi mereka.”

Sabda ini menjelaskan bahwa kehancuran umat disebabkan oleh dua hal. Pertama, banyak bertanya dan mengada-ada dalam pertanyaan. Kedua, berselisih dalam soal agama dan menyalahi risalah yang dibawa Nabi mereka.

BACA JUGA:  4 Pertanyaan pada Manusia di Hari Kiamat

Secara umum, Nabi ﷺ melarang para sahabatnya untuk tidak banyak bertanya karena tiga alasan:

1. Dikhawatirkan hal itu malah akan memperberat kewajiban.
2. Menyumbat jalan agar mereka tidak mengada-ada dalam pertanyaan.
3. Mencegah mereka agar tidak memberatberatkan diri sendiri dan sibuk dengan sesuatu yang tidak ada manfaatnya. []

Referensi: 40 Pesan Nabi Untuk Setiap Muslim/Karya: Fahrur Mu’is, M. Ag dan Muhammad Suhadi, Lc/Penerbit: Taqiya Publishing

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119