Home Akhir ZamanOrang-orang yang Tertipu di Akhir Zaman

Orang-orang yang Tertipu di Akhir Zaman

Banyak yang menunda ibadah karena merasa tubuhnya masih kuat. Banyak pula yang menyepelekan waktu karena merasa hidupnya masih panjang.

by Abu Umar
0 comments 86 views

Salah satu kesalahan sebagian kaum Muslimin hari ini adalah ketika mereka melihat kemajuan teknologi, industri, dan sistem hidup orang-orang kafir, lalu menyangka bahwa semua yang datang dari mereka pasti benar.

Padahal Allah Ta’ala telah berfirman: “Mereka hanya mengetahui yang lahir (tampak) dari kehidupan dunia, sedangkan terhadap akhirat mereka lalai.” (QS. Ar-Rum: 7)

Mereka bisa jadi unggul dalam urusan dunia, tetapi itu tidak otomatis berarti mereka berada di atas kebenaran. Sebab kemajuan materi bukan ukuran hidayah.

Bencana terbesar terjadi ketika umat Islam mulai berpikir bahwa untuk maju, mereka harus melepaskan agama. Padahal justru ketika umat ini berpegang teguh pada agamanya, dahulu mereka pernah memimpin peradaban dunia.

BACA JUGA:  Guncangnya Nilai-nilai di Akhir Zaman

Ketika Akal Didahulukan di Atas Wahyu

Tipuan besar lainnya adalah ketika manusia merasa bahwa akal dan logikanya lebih layak diikuti daripada wahyu.

Islam tidak menolak akal, tetapi akal memiliki batas. Ia mulia jika tunduk kepada wahyu, dan akan tersesat jika merasa mampu berdiri sendiri tanpa petunjuk Allah.

Betapa banyak orang yang akhirnya tersesat bukan karena kurang pintar, tetapi karena terlalu percaya pada pikirannya sendiri.

Maka, ketika nash Al-Qur’an dan Sunnah telah jelas, seorang mukmin tidak akan menimbangnya dengan hawa nafsu, opini publik, atau logika liar manusia.

Tertipu oleh Penampilan, Harta, dan Status

Di zaman ini, banyak orang dinilai dari penampilan, kekayaan, dan status sosialnya. Orang yang kaya dianggap hebat. Yang tampan atau cantik dianggap lebih layak dihormati. Yang terkenal dianggap paling pantas dijadikan teladan.

Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa kalian dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian.” (HR. Muslim)

Ukuran Allah berbeda dengan ukuran manusia.

Di mata manusia, seseorang bisa tampak luar biasa. Tetapi di sisi Allah, ia mungkin tak punya nilai apa-apa. Sebaliknya, ada orang yang tak dikenal manusia, namun sangat mulia di hadapan Rabb-nya.

Bangga dengan Keturunan Juga Sebuah Tipuan

Sebagian manusia masih tertipu dengan nasab, keluarga, garis keturunan, atau nama besar leluhur. Mereka merasa mulia karena siapa ayahnya, siapa kakeknya, atau dari suku mana ia berasal.

Padahal di hari kiamat nanti, semua ukuran dunia itu runtuh. Allah berfirman:

“Apabila sangkakala ditiup, maka tidak ada lagi hubungan nasab di antara mereka pada hari itu.” (QS. Al-Mu’minun: 101)

Yang akan menyelamatkan bukan nama keluarga, tetapi iman dan takwa.

Dekat dengan orang saleh pun tidak akan bermanfaat jika diri sendiri tidak mau taat. Anak Nabi Nuh tidak selamat. Ayah Nabi Ibrahim tidak selamat. Abu Lahab, paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga tidak selamat.

Maka jangan bangga dengan sesuatu yang tidak bisa menambah nilai kita di sisi Allah.

BACA JUGA: Tanda Akhir Zaman: Banyak Peperangan

Tertipu oleh Kesehatan dan Masa Muda

Banyak orang menunda taubat karena merasa masih muda. Banyak yang menunda ibadah karena merasa tubuhnya masih kuat. Banyak pula yang menyepelekan waktu karena merasa hidupnya masih panjang.

Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

Inilah salah satu tipuan paling halus. Manusia merasa aman karena sehat, padahal kematian tidak menunggu sakit. Banyak yang meninggal saat masih muda, saat tenaga masih kuat, saat rencana masih panjang.

Karena itu, orang yang cerdas adalah yang selalu siap, bukan yang terus menunda. []

SUMBER: AR-ISLAMWAY.NET

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119