Home Akhir ZamanTanda Akhir Zaman: Banyak Peperangan

Tanda Akhir Zaman: Banyak Peperangan

Betapa banyak manusia hari ini berbicara tanpa ilmu, berfatwa tanpa dasar, dan menilai segala sesuatu hanya dengan emosi dan fanatisme.

by Abu Umar
0 comments 131 views

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لا تَقومُ السَّاعةُ حتى يُقبَضَ العِلْمُ، ويَظهَرَ الجَهلُ، ويَكثُرَ الهَرْجُ. قيلَ: وما الهَرْجُ؟ قال: القَتْلُ

“Tidak akan terjadi Kiamat hingga ilmu dicabut, kebodohan merajalela, dan banyak terjadi al-harj. Para sahabat bertanya: apa itu al-harj? Beliau bersabda: peperangan.” (HR. Ahmad no. 9527, dishahihkan oleh Syu’aib Al-Arnauth dalam Takhrij Shahih Ibnu Hibban)

Hadis ini menunjukkan salah satu tanda besar yang akan semakin tampak menjelang akhir zaman, yaitu banyaknya pembunuhan, peperangan, pertumpahan darah, dan hilangnya rasa aman di tengah manusia. Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam tidak sekadar mengabarkan peristiwa, tetapi juga memperingatkan umat agar bersiap dengan iman, ilmu, dan ketakwaan.

BACA JUGA: Kabut di Akhir Zaman

Perhatikan urutan yang disebutkan dalam hadis ini: ilmu dicabut, kebodohan merajalela, lalu banyak pembunuhan. Ini menunjukkan bahwa hilangnya ilmu syar’i adalah sebab utama rusaknya keadaan manusia. Ketika ulama wafat, ilmu tidak lagi dipelajari, manusia mengikuti hawa nafsu, mudah terprovokasi, dan akhirnya pertumpahan darah pun dianggap biasa.

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan dicabutnya ilmu adalah wafatnya para ulama, sehingga manusia hidup dalam kebingungan dan kesesatan. Dari sinilah fitnah demi fitnah bermula. Betapa banyak manusia hari ini berbicara tanpa ilmu, berfatwa tanpa dasar, dan menilai segala sesuatu hanya dengan emosi dan fanatisme.

Kita juga melihat bahwa peperangan di akhir zaman bukan hanya dengan senjata, tetapi juga dengan lisan, tulisan, dan propaganda yang memecah belah umat. Hati manusia menjadi keras, nyawa menjadi murah, dan permusuhan dianggap biasa.

BACA JUGA:  Di Akhir Zaman, Tak Ada yang Sanggup Menjadi Imam Shalat

Karena itu, keselamatan di akhir zaman bukan dengan banyak bicara, tetapi dengan berpegang teguh kepada ilmu, kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah, serta mengikuti pemahaman para salafus shalih. Orang yang selamat adalah orang yang menjaga agamanya, menahan lisannya, menjauhi fitnah, dan memperbanyak doa agar diteguhkan di atas kebenaran.

Semoga Allah menjaga kita dari fitnah akhir zaman, menghidupkan hati kita dengan ilmu, dan mewafatkan kita di atas Islam dan Sunnah. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119