Rasulullah ﷺ memberitahukan bahwa nilai-nilai dan ukuran ukuran yang menjadi kriteria penilaian akan guncang sebelum kiamat. Ucapan pendusta diterima dan dibenarkan, sedangkan berita orang yang selalu berkata benar ditolak.
Orang yang tidak amanah mendapat kepercayaan dalam mengurus harta, sedang-kan orang yang jujur terpercaya dikhianati dan dituduh. Orang-orang bodoh berbicara dalam masalah-masalah yang menyangkut kepentingan banyak orang, sehingga mereka memberikan penda pat-pendapat yang membingungkan.
BACA JUGA: Zina dan Tanda-Tanda Akhir Zaman
Imam Ahmad, Ibn Majah, dan Hakim meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Manusia akan mengalami tahun-tahun penuh tipuan. Pada masa itu, orang dusta dianggap benar, orang benar dianggap dusta; orang yang khianat diberi amanat, orang yang jujur dianggap khianat. Pada zaman itu, ruwaibidhah berbicara.” Beliau ditanya, “Siapa ruwaibidhah itu?” Jawab beliau, “Orang bodoh. Ia berbicara mengenai urusan orang banyak.”
Orang yang memperhatikan kondisi dunia saat ini akan menyadari bahwa kita sekarang hidup dalam zarnan yang dilukiskan oleh Rasulullah ﷺ tersebut. Para pendusta dari kalangan orang kafir dan musyrik yang menguasai kantor-kantor berita dianggap benar, sedangkan orang yang benar dan jujur dianggap dusta.
BACA JUGA: Hilangnya Khusyu’: Pertanda Akhir Zaman
Umat Islam menaruh hartanya di tempat orang-orang kafir sekaligus mempercayai mereka. Sedangkan kaum muslim tidak dipercayai atau tidak mendapat amanat. Di samping itu, telah banyak orang bodoh berbicara dalam urusan dunia dan hampir saja menghancurkan kemanusiaan. []
Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi / Cetakan 1, Mei 2002
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

