Home RenunganSehari Meraih Seribu Kebaikan, Mungkinkah bagi Kita?

Sehari Meraih Seribu Kebaikan, Mungkinkah bagi Kita?

Ulama salaf tidak berlomba pada amalan yang terlihat besar. Mereka berlomba pada amalan yang terus hidup.

by Abu Umar
0 comments 121 views

Bisakah seorang Muslim mengumpulkan seribu kebaikan hanya dalam satu hari?
Pertanyaan ini bukan angan-angan.
Ia datang langsung dari lisan Rasulullah ﷺ.

Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu menuturkan sebuah peristiwa.
Para sahabat sedang duduk bersama Nabi ﷺ.
Lalu beliau bersabda,

“Apakah salah seorang dari kalian tidak mampu memperoleh seribu kebaikan setiap hari?”

Para sahabat terkejut.
Bukan karena berat.
Tapi karena terasa luar biasa.

Salah seorang dari mereka bertanya,
“Bagaimana mungkin seseorang memperoleh seribu kebaikan?”

BACA JUGA:  Pohon Kebaikan

Rasulullah ﷺ menjawab dengan sangat sederhana,

“Ia bertasbih seratus kali, maka akan ditulis baginya seribu kebaikan atau dihapus darinya seribu kesalahan.”
(HR. Muslim no. 2698)

Perhatikan jawabannya.
Tidak panjang.
Tidak rumit.
Tidak memberatkan.

Hanya tasbih.
Seratus kali.
Subhanallah.

Inilah rahmat Allah.
Amalan kecil.
Pahala besar.

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata,
“Wahai anak Adam, engkau hanyalah kumpulan hari. Setiap hari berlalu, maka berkuranglah sebagian dari dirimu.”

Jika setiap hari berlalu tanpa dzikir,
apa yang sebenarnya kita simpan?

Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu pernah berkata,
“Aku lebih suka bertasbih daripada memiliki gunung emas lalu aku infakkan.”

Mengapa?
Karena dzikir menghidupkan hati.
Sedangkan harta hanya menghidupkan dunia.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan,
“Dzikir bagi hati seperti air bagi ikan. Apa jadinya ikan jika berpisah dari air?”

Tasbih bukan sekadar ucapan lisan.
Ia pengakuan akan kesempurnaan Allah.
Ia pembersih dosa.
Ia penenang jiwa.

BACA JUGA:  Tanda Allah Tidak Menginginkan Kebaikan Padamu

Seratus kali tasbih.
Bisa di pagi hari.
Bisa di sela pekerjaan.
Bisa sebelum tidur.

Seribu kebaikan.
Atau seribu dosa dihapus.
Bukankah kita setiap hari sangat membutuhkannya?

Ulama salaf tidak berlomba pada amalan yang terlihat besar.
Mereka berlomba pada amalan yang terus hidup.
Istiqamah.
Meski kecil.

Maka pertanyaannya bukan lagi,
“Bisakah sehari seribu kebaikan?”

Tetapi,
“Maukah kita memulainya hari ini?” []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119