Home IbadahApakah Ada Tambahan “Wa Barakaatuh” pada Salam Kedua dalam Shalat?

Apakah Ada Tambahan “Wa Barakaatuh” pada Salam Kedua dalam Shalat?

Karena adanya perbedaan dalam riwayat dan penukilan tersebut, para ulama kemudian meneliti mana riwayat yang lebih kuat dan lebih terjaga.

by Abu Umar
0 comments 18 views

Di antara perkara yang sering ditanyakan dalam pembahasan shalat adalah tentang lafazh salam ketika menutup shalat, khususnya apakah pada salam kedua terdapat tambahan lafazh “وَبَرَكَاتُهُ” atau tidak. Masalah ini termasuk pembahasan yang dibicarakan para ulama ahli hadits karena berkaitan dengan riwayat-riwayat yang datang dari Rasulullah Muhammad ﷺ.

Sebagaimana diketahui, salam merupakan penutup shalat yang agung. Rasulullah Muhammad ﷺ biasa mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri sebagai tanda berakhirnya shalat. Namun para ulama berbeda pendapat mengenai adanya tambahan lafazh “wa barakaatuh” pada salam kedua.

Sebagian ulama dan peneliti hadits menyebutkan bahwa lafazh tambahan tersebut tidak terdapat dalam sebagian riwayat yang kuat. Disebutkan bahwa Abdul Haqq Al-Isybili dan Az-Zaila’i tidak menyebutkan lafazh “wa barakaatuh” pada salam kedua.

BACA JUGA: Menempatkan Sutrah (Pembatas) ketika Shalat

Demikian pula dalam cetakan Sunan Abi Dawud tahqiq Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid, lafazh tersebut tidak dicantumkan. Akan tetapi, tambahan lafazh itu terdapat dalam sebagian nuskhah lain seperti النسخة الهندية dan cetakan Ad-Di’as yang bersumber darinya.

Sementara itu, Ibnu Hajar al-Asqalani dalam sebagian cetakan Bulughul Maram dan juga dalam At-Talkhish menyandarkan tambahan “wa barakaatuh” kepada riwayat Sunan Abi Dawud. Begitu pula Ibnu Daqiq Al-‘Ied serta Ibnu Abdil Hadi turut menisbatkannya kepada Abu Dawud.

Karena adanya perbedaan dalam riwayat dan penukilan tersebut, para ulama kemudian meneliti mana riwayat yang lebih kuat dan lebih terjaga.

Kesimpulan yang dipilih oleh Abdullah Al-Fauzan adalah bahwa riwayat yang mahfuzh dan lebih kuat adalah salam ke kanan dan ke kiri dengan lafazh:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

“Assalaamu ‘alaikum wa rahmatullah.”

BACA JUGA: Agungnya Pahala dalam Shalat Subuh

Beliau menjelaskan bahwa inilah riwayat yang datang dari Abdullah bin Mas’ud dan Jabir bin Samurah. Lihat Minhah Al-‘Allam 3/176–179.

Dengan demikian, mengucapkan salam kedua tanpa tambahan “wa barakaatuh” adalah yang lebih kuat berdasarkan penelitian sebagian ulama hadits. Namun permasalahan ini termasuk perkara ijtihadiyyah yang dibahas oleh para ulama, sehingga hendaknya disikapi dengan ilmu dan adab, tanpa saling menyalahkan secara keras.

Yang terpenting bagi seorang muslim adalah berusaha mengikuti tuntunan Rasulullah Muhammad ﷺ sesuai ilmu yang sampai kepadanya, serta tetap menjaga persatuan dan kelembutan terhadap sesama kaum muslimin. []

SUMBER: MAHASISWA SALAF

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119