Home MuslimahKeutamaan Wanita Quraisy dan Anshar

Keutamaan Wanita Quraisy dan Anshar

Keutamaan ini bukan sekadar pujian, tetapi juga menjadi teladan sepanjang zaman bagi kaum Muslimah.

by Abu Umar
0 comments 134 views

Dalam sejarah Islam, terdapat keutamaan yang disebutkan secara khusus tentang wanita dari kalangan Quraisy dan Anshar. Mereka dikenal memiliki sifat-sifat mulia, seperti keteguhan iman, kelembutan dalam mendidik anak, serta ketaatan kepada suami dan Allah.

Keutamaan ini bukan sekadar pujian, tetapi juga menjadi teladan sepanjang zaman bagi kaum Muslimah. Lalu, apa saja bentuk keutamaan yang dimaksud, dan pelajaran apa yang bisa diambil darinya? Berikut penjelasannya.

Keutamaan-keutamaan Wanita Quraisy

Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Sebaik-baik wanita, yang menunggang unta (dalam salah satu versi riwayat dinyatakan, “Wanita Quraisy yang shalih”, dan dalam riwayat lain dinyatakan, “Wanita-wanita Quraisy.”) la sangat menyayangi anak-anak yatim ketika masih kecil dan sangat pandai mengatur urusan-urusan suami.” (Muttafaq alaih)

BACA JUGA: Kepada Para Wanita, Jika setelah Haid, Segeralah Mandi Besar

Sa’id bin Al-Musayyib menyatakan bahwa Abu Hurairah berkata, “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Wanita-wanita Quraisy adalah sebaik-baik kaum wanita yang menunggang unta. la begitu menyayangi anak kecil dan sangat pandai mengatur urusan-urusan suami.”

Abu Hurairah berkata setelah itu, “Maryam binti Imran tidak pernah menunggang unta.”

Keutamaan-keutamaan Wanita Kaum Anshar

Ibrahim bin Al-Muhajir berkata, “Aku mendengar Shafiyyah meriwayatkan dari Aisyah bahwa suatu ketika, Asma’ bertanya kepada Nabi ﷺ, tentang cara mandi wajib bagi wanita setelah haid. Rasulullah ﷺ, menjawab, “Hendaknya seorang di antara kamu menyiapkan air dan daun sidr (digunakan sebagai pewangi, penj.). Mulailah berwudhu dengan sebaik mungkin, lalu basuhlah kepalamu dan remas-remaslah dengan kuat hingga sir mencapai pangkal rambut. Kemudian, basuh seluruh badan. Setelah itu, ambillah sukat halus yang telah diberi minyak kasturi dan bersihkanlah denganna. Ama bertanya lebih lanjut. ‘Apa maksudmu, membersihkan dengan sikat halus yang telah diberi minyak kasturi itu!” Rasulullah ﷺ menjawab, Subhanallah, dia harus membersihkan dengannya. Ansah berkomentar (seakan-akan dia menyembunyikan sequatu), Engkau bersihkan masisa darah haidmu dengan sikat itu.”

BACA JUGA: Hukum Wanita Berkarir dalam Islam

Asma juga bertanya tentang cara mandi wajib karena junub. Rasulullah ﷺ, menjawah, Hendaklah seorang wanita mengambil air dan berwudhu dengan baik. Kemudian, ia membasuh kepala dengan air dan meremas-remasnya sehingga sit dapat mencapai pangkal rambut, lalu ia membasuh sekujur tubuhnya. Aisyah berkata, “Sebaik-baik wanita adalah wanita kaum Anshar. Mereka tidak merasa malu untuk lebih banyak mengerti tentang masalah-masalah agama.” (HR Muslim. Abu Dawud. Ibnu Majah dan Ahmad) []

Sumber: 35 Sirah Shahabiyah 35 Sahabat Wanita Rasulullah ﷺ, Jlid 1, Karya: Mahmud Al Misri, Penerbit:Al I’tishom Cahaya Umat, Cetakan ke-11 November 2018  

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119