Khadijah binti Khuwailid: Perempuan Mulia yang Menjadi Pendamping Rasulullah
Khadijah binti Khuwailid dikenal sebagai salah satu perempuan mulia dalam sejarah Islam.
Khadijah binti Khuwailid dikenal sebagai salah satu perempuan mulia dalam sejarah Islam.
Kelahiran Rasulullah ﷺ membawa kebahagiaan bagi keluarga beliau
Rasulullah ﷺ memiliki nama-nama yang mulia, yang masing-masing mengandung makna dan keistimewaan.
Abrahah berhasil melarikan diri. Namun, setibanya di Shan'a, ia menderita penyakit parah.
Aminah segera mengirim utusan kepada Abdul Muthalib untuk mengabarkan kelahiran cucunya. Begitu menerima kabar tersebut, Abdul Muthalib segera menjenguk Aminah.
Sarah berkata, ‘Allah telah membalikkan tipu daya orang kafir atau orang durjana itu kepada dirinya sendiri.’
Sekali lagi, langkah sang raja terhenti dan kakinya tidak dapat menapak ke tanah selain dengan ujung jari-jarinya.
Beliau menjawab, ‘Dia adalah Abu Righal. Ketika dia keluar dari Al-Haram, dia pun ditimpa sesuatu yang telah menimpa kaumnya.’”
Al-Qur’an memberikan keterangan yang pasti tentang lamanya Nabi Nuh berdakwah kepada kaumnya.
Allah mempersilakan Adam dan istrinya tinggal di surga serta menikmati karunia di dalamnya, tetapi melarang mereka mendekati sebuah pohon.
Kisah tersebut menggambarkan bagaimana Aisyah tidak menjadikan harta sebagai sesuatu yang melekat di hatinya.
Dia menjawab, “Demi Allah, sungguh aku melihat sahabat-sahabat besar Nabi Muhammad bertanya kepadanya tentangnya.”