Nabi dijuluki sebagai Al-Amin atau “Orang yang jujur dan terpercaya”. Bahkan, julukan ini dikenal dan diakui oleh orang-orang musyrikin.
Latest in Kajian
-
-
Adakah tuntunan anak yang baru lahir di adzankan orang tuanya? Untuk masalah aqiqah. Maksud hari ke 7 setelah lahir itu …
-
Kalimat “laa hawla wa laa quwwata illa billah” adalah kalimat yang berisi penyerahan diri dalam segala urusan kepada Allah Ta’ala.
-
Fitnah secara bahasa diadopsi dari bahasa Arab yang berarti kekacauan, bencana, syirik, ujian dan siksaan. Kata-kata fitnah ini bisa kita …
-
Ada perbedaan pendapat mengenai atsar-atsar yang menerangkan tentang wudhu karena tidur, dan secara jelas saling bertentangan.
-
Kembali kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah untuk mengambil akidah yang benar, sebagaimana para Salafus shalih mengambil akidah mereka dari keduanya.
-
Iman dapat kita katakan sebagai percaya. Kita harus yakin terhadap apa yang tertera dalam rukun iman bahwa keenam rukun iman …
-
Abu Hurairah mengatakan bahwa suatu saat Rasulullah ﷺ bersabda, “Allah telah berfirman, ‘Aku telah membagi (kandungan makna) surah al-Fatihah untuk-Ku …
-
Amal kebaikan tentu suatu hal yang membawa keberkahan untuk kita. Tentu amalan yang telah dikerjakan tersebut akan memberikan manfaat bagi …
-
Kajian
Bencana-bencana Ilmu serta Penjelasan antara Ulama Su’ dan Ulama Akhirat
by Abu Umarby Abu UmarUlama su (yang buruk) adalah mereka yang dengan ilmunya ingin mendapatkan kenikmatan di dunia dan mendapatkan kedudukan terpandang di kelompoknya.

