Di antara amalan yang sangat ringan di lisan, tetapi besar nilainya di sisi Allah, adalah bershalawat kepada Rasulullah Muhammad ﷺ. Sayangnya, masih banyak orang yang lalai mengucapkannya ketika nama beliau disebut.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Muhammad ﷺ bersabda,
رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَىَّ
“Sungguh celaka orang yang disebut namaku di sisinya, lalu ia tidak bershalawat kepadaku.”
(HR. At-Tirmidzi no. 3545. Al-Hafizh Abu Thahir menilai sanad hadits ini hasan.)
BACA JUGA: Karena Keberkahan Shalawat pada Nabi ﷺ
Ungkapan رَغِمَ أَنْفُ (raghima anfu) merupakan doa yang menunjukkan kehinaan, kerugian, dan celaan. Ini bukanlah ungkapan biasa, melainkan peringatan keras dari Rasulullah Muhammad ﷺ bagi orang yang sengaja melalaikan shalawat ketika nama beliau disebut.
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa doa semacam ini menunjukkan betapa besarnya perkara yang ditinggalkan. Sebab, doa keburukan seperti ini tidak diberikan kepada orang yang sekadar meninggalkan amalan sunnah biasa. Hal ini menunjukkan bahwa bershalawat kepada Rasulullah Muhammad ﷺ ketika nama beliau disebut memiliki kedudukan yang sangat agung.
Dalam hadits lain, Rasulullah Muhammad ﷺ bahkan menyebut orang yang tidak bershalawat sebagai orang yang bakhil atau pelit.
Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Muhammad ﷺ bersabda,
الْبَخِيلُ الَّذِى مَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَىَّ
“Orang yang disebut pelit adalah orang yang ketika disebut namaku di sisinya lalu ia tidak bershalawat kepadaku.”
(HR. At-Tirmidzi no. 3546. Al-Hafizh Abu Thahir menilai sanad hadits ini hasan.)
BACA JUGA: Sebaik-baiknya Shalawat
Mengapa disebut pelit? Karena ia enggan mengucapkan kalimat yang sangat ringan, padahal manfaatnya kembali kepada dirinya sendiri. Setiap kali seorang muslim bershalawat kepada Rasulullah Muhammad ﷺ, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali, mengangkat derajatnya, menghapus dosa-dosanya, serta mendatangkan keberkahan dalam hidupnya.
Oleh karena itu, biasakanlah lisan kita untuk segera mengucapkan,
“اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ” atau “صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ”
setiap kali nama Rasulullah Muhammad ﷺ disebut. Jangan biarkan kesempatan meraih pahala yang besar itu berlalu begitu saja.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa mencintai Rasulullah Muhammad ﷺ, memuliakan beliau, memperbanyak shalawat kepada beliau, dan dikumpulkan bersama beliau di surga kelak. Āmīn. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

