Home IbadahAdab Bertamu: Minta Izin, Tiga Kali Saja

Adab Bertamu: Minta Izin, Tiga Kali Saja

Bahkan dalam perkara sederhana seperti bertamu, Islam mengajarkan kita untuk menghormati batas pribadi orang lain.

by Abu Umar
0 comments 4 views

Islam mengajarkan banyak hal tentang adab bertamu.

Bahkan perkara yang mungkin dianggap sederhana seperti mengetuk pintu rumah pun memiliki aturan.

Seorang Muslim tidak boleh masuk begitu saja ke rumah orang lain tanpa izin. Ia harus meminta izin dan memberi kesempatan kepada pemilik rumah untuk menerima atau menolak kedatangannya.

Rasulullah ﷺ bersabda,

“Meminta izin itu tiga kali. Jika diizinkan, masuklah. Jika tidak, pulanglah.” (HR. Bukhari no. 6245 dan Muslim no. 2153).

Hadis ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjaga kehormatan dan privasi seseorang.

Bayangkan jika seseorang datang ke rumah kita, mengetuk pintu berkali-kali, terus memanggil nama kita, bahkan merasa berhak masuk karena sudah lama berteman.

BACA JUGA:  Adab-adab Islami Seputar WhatsApp

Tentu kita bisa merasa tidak nyaman.

Mungkin saat itu kita sedang beristirahat.

Mungkin sedang ada urusan keluarga.

Mungkin sedang tidak siap menerima tamu.

Atau mungkin memang sedang membutuhkan waktu untuk diri sendiri.

Karena itu, Islam tidak membolehkan seorang tamu memaksa.

Rasulullah ﷺ memberikan batas yang sangat jelas: tiga kali meminta izin.

Jika setelah itu tidak ada jawaban atau izin, maka hendaknya ia kembali.

Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa di antara hikmah pembatasan tiga kali tersebut adalah untuk menghormati pemilik rumah. Bisa jadi setelah tiga kali tidak ada jawaban, pemilik rumah memang sedang tidak berkenan menerima tamu pada saat itu.

Maka, pulang bukan berarti kita tersinggung.

Tidak diterima masuk bukan berarti kita tidak dihargai.

Justru dengan pulang, kita sedang menghargai hak dan privasi orang lain.

Menariknya, Al-Qur’an juga memberikan adab yang sangat jelas dalam perkara meminta izin.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya.” (QS. An-Nur: 27).

Perhatikan urutannya.

Meminta izin terlebih dahulu.

Kemudian mengucapkan salam.

Bukan langsung membuka pintu.

Bukan mengintip melalui jendela.

Bukan pula berdiri tepat di depan pintu sehingga ketika pintu dibuka, kita langsung melihat bagian dalam rumah.

Semua itu bagian dari adab yang diajarkan Islam untuk menjaga kehormatan manusia.

Karena itu, ketika bertamu, jangan merasa bahwa kedekatan hubungan membuat kita bebas melakukan apa saja.

Sekalipun yang kita datangi adalah saudara sendiri.

Sekalipun sahabat dekat.

Sekalipun rumah orang tua atau kerabat.

Tetap ada adab yang harus dijaga.

Ketuk atau panggil dengan cara yang wajar. Beri jeda agar penghuni rumah memiliki kesempatan untuk menjawab. Jika sudah tiga kali dan tidak ada respons, maka pulanglah dengan lapang dada.

BACA JUGA:  Adab Guru dan Bahaya Ilmu

Barangkali ada kebaikan yang tidak kita ketahui di balik tidak dibukanya pintu.

Dan mungkin, dengan pulangnya kita tanpa memaksa, justru kita telah menjaga perasaan dan kehormatan saudara kita.

Begitulah indahnya Islam.

Bahkan dalam perkara sederhana seperti bertamu, Islam mengajarkan kita untuk menghormati batas pribadi orang lain.

Maka, sebelum memasuki rumah orang lain, ingatlah:

Minta izin. Beri kesempatan. Jangan memaksa. Jika tidak diizinkan, pulanglah.

Sebab menghormati privasi orang lain juga merupakan bagian dari akhlak seorang Muslim. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119