Home RenunganKenapa Kita Harus Bersabar?

Kenapa Kita Harus Bersabar?

Kesabaran memang terasa pahit pada awalnya. Menahan amarah tidak mudah. Menahan diri dari maksiat tidak ringan.

by Abu Umar
0 comments 8 views

Kesabaran adalah salah satu akhlak yang paling agung dalam Islam. Tidak ada seorang pun yang dapat menjalani kehidupan ini tanpa membutuhkan kesabaran. Kesabaran dibutuhkan saat menjalankan ketaatan, saat meninggalkan kemaksiatan, dan saat menghadapi berbagai ujian yang Allah tetapkan dalam kehidupan.

Namun, terkadang seseorang merasa berat untuk bersabar. Ia melihat ujian yang panjang, kesulitan yang belum berakhir, atau harapan yang belum terwujud. Pada saat seperti itulah seorang mukmin perlu mengingat bahwa kesabaran tidak pernah sia-sia. Di balik setiap kesabaran terdapat balasan yang sangat besar yang telah Allah siapkan.

Allah Ta’ala berfirman:

فَاصْبِرْ إِنَّ الْعَاقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ

“Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.”  (QS. Hud: 49)

BACA JUGA:  Sabar atas Takdir Allah

Ayat ini memberikan kabar gembira bagi setiap orang yang bersabar. Allah tidak hanya memerintahkan kesabaran, tetapi juga menjanjikan bahwa akhir yang baik akan diberikan kepada orang-orang yang bertakwa. Mungkin seseorang mengalami kesulitan hari ini, tetapi selama ia tetap bersabar dan bertakwa, maka Allah telah menjamin baginya kesudahan yang baik.

Karena itulah para ulama selalu mengingatkan agar seorang muslim melihat hasil akhir dari kesabarannya, bukan hanya beratnya ujian yang sedang dihadapi.

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:

مَن تَذَكَّرَ حَلَاوَةَ الْعَاقِبَةِ نَسِيَ مَرَارَةَ الصَّبْرِ

“Barang siapa mengingat manisnya kesudahan akhir, ia akan melupakan pahitnya kesabaran.” (Al-Mudhisy, hlm. 188)

Perkataan yang indah ini mengajarkan bahwa salah satu cara untuk kuat dalam bersabar adalah dengan mengingat balasan yang menanti di akhir perjalanan. Seorang pelajar rela bersusah payah bertahun-tahun karena mengingat keberhasilan yang ingin diraih. Seorang petani rela bekerja di bawah terik matahari karena mengharapkan hasil panen. Demikian pula seorang mukmin, ia bersabar karena mengharapkan ridha Allah, ampunan-Nya, dan surga-Nya.

Allah Ta’ala juga berfirman:

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”  (QS. Az-Zumar: 10)

BACA JUGA:  

banner

Sabar yang Mengantarkan ke Surga

Perhatikanlah, Allah tidak menyebutkan jumlah tertentu untuk pahala kesabaran. Ini menunjukkan betapa besarnya ganjaran yang disediakan bagi orang-orang yang mampu bersabar karena Allah.

Kesabaran memang terasa pahit pada awalnya. Menahan amarah tidak mudah. Menahan diri dari maksiat tidak ringan. Bertahan menghadapi musibah juga bukan perkara sederhana. Namun, semua kepahitan itu akan terasa kecil ketika seorang hamba melihat buahnya di dunia maupun di akhirat.

Maka ketika ujian datang, ingatlah bahwa kesabaran memiliki akhir yang manis. Ketika ketaatan terasa berat, ingatlah bahwa surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai oleh hawa nafsu. Dan ketika hati mulai lemah, ingatlah janji Allah bahwa kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119