Home RenunganSabar yang Mengantarkan ke Surga

Sabar yang Mengantarkan ke Surga

Di saat dirinya sedang sakit berat, ia tetap memikirkan kehormatan dirinya di hadapan Allah.

by Abu Umar
0 comments 6 views

Di zaman sekarang, banyak orang menganggap ujian hidup sebagai tanda bahwa dirinya tidak dicintai Allah. Padahal dalam Islam, ujian justru bisa menjadi jalan menuju kemuliaan yang sangat tinggi di sisi-Nya. Salah satu kisah yang sangat menyentuh tentang hal ini adalah kisah seorang wanita ahli surga yang disebutkan dalam hadits shahih.

عَن عَطَاءُ بْنُ أَبِى رَبَاحٍ قَالَ قَالَ لِى ابْنُ عَبَّاسٍ أَلاَ أُرِيكَ امْرَأَةً مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ قُلْتُ بَلَى . قَالَ هَذِهِ الْمَرْأَةُ السَّوْدَاءُ أَتَتِ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَتْ إِنِّى أُصْرَعُ ، وَإِنِّى أَتَكَشَّفُ فَادْعُ اللَّهَ لِى . قَالَ « إِنْ شِئْتِ صَبَرْتِ وَلَكِ الْجَنَّةُ وَإِنْ شِئْتِ دَعَوْتُ اللَّهَ أَنْ يُعَافِيَكِ » . فَقَالَتْ أَصْبِرُ . فَقَالَتْ إِنِّى أَتَكَشَّفُ فَادْعُ اللَّهَ أَنْ لاَ أَتَكَشَّفَ ، فَدَعَا لَهَا

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma pernah berkata kepada ‘Atho’ bin Abi Rabah, “Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Kemudian beliau menunjuk seorang wanita berkulit hitam yang pernah datang kepada Rasulullah ﷺ.

Wanita itu berkata bahwa dirinya terkena penyakit ayan hingga auratnya sering tersingkap ketika kambuh. Ia meminta Rasulullah ﷺ mendoakan kesembuhan untuknya. Namun Nabi ﷺ memberikan dua pilihan yang luar biasa:

BACA JUGA:  Tanaman Surga

“Jika engkau mau bersabar, maka bagimu surga. Dan jika engkau mau, aku akan berdoa kepada Allah agar engkau disembuhkan.”

Ternyata wanita itu memilih bersabar demi mendapatkan surga.

Betapa besar imannya. Ia tidak sekadar ingin lepas dari penderitaan dunia, tetapi lebih menginginkan balasan abadi di akhirat. Namun ada satu hal yang tetap ia khawatirkan. Ia berkata, “Auratku sering tersingkap, doakan agar auratku tidak terbuka.” Maka Nabi ﷺ pun mendoakannya.

Hadits ini mengajarkan bahwa orang beriman bukan berarti tidak punya rasa sakit. Bahkan para wali Allah sering kali diuji dengan penyakit, kesulitan, dan kesedihan. Akan tetapi mereka menghadapi semuanya dengan sabar dan harapan pahala dari Allah.

Al-Hasan Al-Bashri pernah berkata, “Jangan membenci musibah yang datang kepadamu. Bisa jadi pada sesuatu yang engkau benci terdapat keselamatanmu.”

BACA JUGA:  Sabar atas Takdir Allah

Sementara Sufyan Ats-Tsauri mengatakan, “Tidaklah seorang hamba diberi nikmat lebih besar setelah iman selain kesabaran.”

Kisah wanita ini juga menunjukkan pentingnya menjaga kehormatan dan aurat, bahkan di tengah kondisi sulit sekalipun. Di saat dirinya sedang sakit berat, ia tetap memikirkan kehormatan dirinya di hadapan Allah.

Sabar bukan berarti lemah. Sabar adalah kekuatan hati untuk tetap taat ketika ujian datang. Dan bisa jadi, satu kesabaran yang tulus menjadi sebab seseorang dipanggil sebagai penghuni surga.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119