Home IbadahBatas Awal dan Akhir Waktu Dhuha

Batas Awal dan Akhir Waktu Dhuha

Seseorang boleh melaksanakan shalat Dhuha kapan saja dalam rentang waktu tersebut sesuai kemudahan yang ia miliki.

by Abu Umar
0 comments 29 views

Shalat Dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Rasulullah Muhammad ﷺ menganjurkan umatnya untuk menjaga shalat ini karena ia termasuk amalan yang mendatangkan pahala besar, membuka pintu rezeki, dan menjadi bentuk syukur atas nikmat anggota tubuh yang Allah karuniakan kepada manusia.

Namun sebagian kaum muslimin masih bertanya-tanya tentang kapan sebenarnya waktu pelaksanaan shalat Dhuha dimulai dan kapan berakhirnya. Penjelasan yang ringkas dan jelas disampaikan oleh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah.

BACA JUGA:  Shalat Dhuha 4 Rakaat Itu

Beliau pernah ditanya:

متى يبدأ وقت صلاة الضحى ومتى ينتهي؟

“Kapan waktu shalat Dhuha dimulai dan kapan berakhirnya?”

Beliau menjawab:

سنة الضحى وقتها من لحظة ارتفاع الشمس قدر رمح -أي: بعد طلوع الشمس بنحو ربع ساعة- إلى قبيل الزوال، أي: إلى قبل زوال شمس الظهر بنحو عشر دقائق.

“Shalat sunnah Dhuha dimulai saat naiknya matahari setinggi tombak, yaitu setelah terbit matahari sekitar seperempat jam. Adapun waktu berakhirnya adalah sebelum waktu zawal (tergelincirnya matahari di siang hari tanda masuk waktu zuhur), yaitu sekitar sepuluh menit sebelum matahari tergelincir.”

Keterangan ini terdapat dalam Liqaa’ul Baabil Maftuh (24/17).

Dari penjelasan tersebut dapat dipahami bahwa waktu Dhuha dimulai setelah matahari terbit dan naik kira-kira 15 menit. Sebab pada saat matahari baru terbit, terdapat larangan melakukan shalat. Setelah matahari naik setinggi tombak, barulah diperbolehkan melaksanakan shalat Dhuha.

Adapun akhir waktunya adalah beberapa menit sebelum masuk waktu Zuhur, yaitu sebelum matahari tepat berada di tengah langit. Karena ketika matahari berada di titik tengah sebelum tergelincir, terdapat pula larangan shalat pada waktu tersebut.

BACA JUGA:  Bolehkah Lakukan Shalat Dhuha dengan Niat untuk Dapatkan Rezeki?

Para ulama juga menjelaskan bahwa waktu yang paling utama untuk mengerjakan shalat Dhuha adalah ketika matahari mulai terasa panas, yaitu di pertengahan menuju akhir waktu Dhuha. Rasulullah Muhammad ﷺ menyebut waktu itu sebagai saat terbaik untuk shalatnya orang-orang yang kembali taat kepada Allah.

Walaupun demikian, seseorang boleh melaksanakan shalat Dhuha kapan saja dalam rentang waktu tersebut sesuai kemudahan yang ia miliki. Yang terpenting adalah menjaga istiqamah dalam mengerjakannya. Sebab amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang dilakukan terus-menerus walaupun sedikit.

Semoga Allah memudahkan kita untuk menjaga shalat Dhuha dan menjadikannya sebagai sebab datangnya keberkahan hidup, ketenangan hati, dan tambahan pahala di sisi-Nya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119