Shalat Dhuha empat rakaat adalah ibadah ringan dengan pahala yang besar.
Ia dikerjakan di waktu manusia mulai sibuk mengejar dunia.
Empat rakaat Dhuha menjadi tanda bahwa Allah tetap diutamakan.
Rasulullah ﷺ membiasakan shalat Dhuha sebagai bentuk syukur.
Setiap rakaatnya adalah pengakuan atas nikmat yang sering terlupa.
BACA JUGA: Benarkah Shalat Dhuha Dianjurkan Membaca Surat Asy-Syams dan Ad-Dhuha?
Hasan al-Bashri رحمه الله berkata, “Tidaklah seorang hamba menjaga shalat sunnah, kecuali Allah muliakan hidupnya.”
Dhuha empat rakaat adalah doa tanpa banyak kata.
Ia mengetuk pintu langit saat rezeki dibagikan.
Sufyan ats-Tsauri رحمه الله berkata, “Aku tidak melihat ibadah yang paling cepat mendatangkan kecukupan seperti shalat.”
Orang yang menjaga Dhuha jarang mengeluh soal rezeki.
Karena hatinya telah disandarkan kepada Pemberi rezeki.
Ibn al-Qayyim رحمه الله berkata, “Shalat adalah sebab terbesar terbukanya dada dan lapangnya urusan.”
Empat rakaat Dhuha cukup untuk menenangkan jiwa yang gelisah.
Ia menjadi penopang amal wajib yang sering terasa berat.
Imam Ahmad رحمه الله berkata, “Jika engkau melihat seseorang meremehkan sunnah, maka ragukan agamanya.”
Dhuha adalah sunnah yang diamalkan orang-orang berilmu.
BACA JUGA: Rahasia Shalat Dhuha
Ia bukan sekadar shalat, tapi adab kepada Allah.
Semakin rutin Dhuha, semakin terasa penjagaan Allah.
Urusan dunia dimudahkan tanpa harus banyak meminta.
Maka jagalah shalat Dhuha empat rakaat, niscaya Allah cukupkan hidupmu dengan cara yang tak disangka. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

