Home IbadahAnjuran Merapatkan Tumit Ketika Sujud

Anjuran Merapatkan Tumit Ketika Sujud

Seorang Muslim hendaknya berusaha memperbaiki shalatnya, tidak hanya dalam hal yang besar, tetapi juga dalam perkara yang tampak kecil seperti posisi kaki saat sujud.

by Abu Umar
0 comments 58 views

Shalat adalah ibadah yang sangat agung, dan setiap gerakannya memiliki tuntunan yang sempurna dari Rasulullah ﷺ. Di antara detail yang sering luput dari perhatian adalah posisi kaki ketika sujud. Padahal, sunnah Nabi ﷺ mengajarkan untuk merapatkan kedua tumit saat sujud.

Hal ini berdasarkan hadis: “Beliau merapatkan kedua tumitnya (ketika sujud).” (HR. Ath-Thahawi dan Ibnu Khuzaimah, dishahihkan Al-Albani)

Lebih jelas lagi dalam riwayat dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:

فَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ مَعِي عَلَى فِرَاشِي، فَوَجَدْتُهُ سَاجِدًا رَاصًّا عَقِبَيْهِ مُسْتَقْبِلًا بِأَطْرَافِ أَصَابِعِهِ الْقِبْلَةَ

“Saya kehilangan Rasulullah ﷺ, padahal sebelumnya beliau tidur di sampingku. Tiba-tiba aku menjumpai beliau sedang sujud, dalam keadaan merapatkan kedua tumit beliau, dan ujung-ujung jari kaki beliau menghadap kiblat.” (HR. Ibnu Khuzaimah no. 654, sanadnya sahih)

BACA JUGA:  Bagaimana Posisi Tangan Saat Sujud dalam Shalat?

Hadis ini menunjukkan dengan jelas bagaimana praktik langsung Rasulullah ﷺ dalam shalatnya. Tidak hanya merapatkan tumit, tetapi juga menghadapkan jari-jari kaki ke arah kiblat, yang merupakan bagian dari kesempurnaan sujud.

Imam Ibnu Khuzaimah rahimahullah bahkan memberikan judul khusus dalam kitabnya:

بَابُ ضَمِّ الْعَقِبَيْنِ فِي السُّجُودِ

“Bab merapatkan dua tumit ketika sujud.” (Shahih Ibnu Khuzaimah, 1:328)

Ini menunjukkan bahwa para ulama salaf sangat memperhatikan detail-detail kecil dalam ibadah, karena di situlah letak kesempurnaan ittiba’ (mengikuti Nabi ﷺ).

Sebagian ulama menjelaskan bahwa merapatkan tumit ini lebih ditekankan ketika shalat sendirian, seperti shalat malam, karena dalam shalat berjamaah posisi kaki mengikuti kerapatan saf. Namun secara umum, hal ini menunjukkan bentuk ketundukan dan kesesuaian dengan sunnah.

BACA JUGA:  Sujud Sahwi: Jika Ragu dalam Shalat

Ibnu Qayyim al-Jauziyah rahimahullah dalam penjelasannya tentang sifat shalat Nabi ﷺ menekankan bahwa setiap gerakan beliau memiliki hikmah dan kesempurnaan, sehingga mencontohnya adalah bentuk kecintaan kepada Rasulullah ﷺ.

Maka, seorang Muslim hendaknya berusaha memperbaiki shalatnya, tidak hanya dalam hal yang besar, tetapi juga dalam perkara yang tampak kecil seperti posisi kaki saat sujud. Karena bisa jadi, kesempurnaan amal itu terletak pada perhatian terhadap sunnah-sunnah yang sering diabaikan.

Semoga dengan mengikuti tuntunan Nabi ﷺ secara lebih detail, shalat kita menjadi lebih sempurna dan lebih dicintai oleh Allah Ta’ala. والله أعلم. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119