Setiap muslim tentu menginginkan kasih sayang, ampunan, dan pertolongan Allah. Namun, tahukah kita bahwa salah satu sebab untuk mendapatkan semua itu adalah dengan memperlakukan sesama manusia dengan baik?
Seorang ulama besar, Ibnul Qayyim rahimahullah, memberikan kaidah yang sangat agung dalam bermuamalah. Beliau berkata,
مَنْ عَامَلَ خَلْقَ اللَّهِ بِصِفَةٍ عَامَلَهُ اللَّهُ تَعَالَى بِتِلْكَ الصِّفَةِ بِعَيْنِهَا فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، فَاللَّهُ تَعَالَى لِعَبْدِهِ عَلَى حَسَبِ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ لِخَلْقِهِ
“Siapa yang bermuamalah dengan makhluk Allah dengan suatu sifat, maka Allah pun memperlakukannya dengan sifat tersebut di dunia dan akhirat. Allah memperlakukan hamba-Nya sesuai dengan perlakuan hamba kepada makhluk-Nya.” (Al-Wabil Ash-Shayyib, hlm. 35)
BACA JUGA: 5 Sikap Terbaik Seorang Istri
Perkataan ini mengandung pelajaran yang sangat mendalam. Jika kita menyayangi orang lain, Allah akan menyayangi kita. Jika kita memaafkan kesalahan orang lain, Allah akan lebih mudah memberikan ampunan kepada kita. Sebaliknya, jika kita gemar menyakiti, merendahkan, dan mempersulit orang lain, maka kita harus takut apabila Allah memperlakukan kita dengan balasan yang sepadan.
Rasulullah Muhammad ﷺ juga mengajarkan prinsip yang sama. Beliau bersabda bahwa orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Allah Yang Maha Penyayang. Karena itu, akhlak yang baik bukan sekadar hubungan antarmanusia, tetapi juga menjadi sebab turunnya rahmat Allah kepada seorang hamba.
Dalam kehidupan sehari-hari, kaidah ini sangat mudah diterapkan. Seorang pedagang yang jujur akan mendapatkan keberkahan. Seorang atasan yang adil akan memperoleh pertolongan Allah. Anak yang berbakti kepada orang tuanya akan dibukakan pintu-pintu kebaikan. Tetangga yang suka membantu akan menemukan orang yang menolongnya ketika ia mengalami kesulitan.
BACA JUGA: Seseorang Akan Dicintai Karena Kelembutannya
Begitu pula dalam urusan memaafkan. Tidak semua orang mudah meminta maaf. Namun, ketika kita memilih untuk memaafkan karena mengharap ridha Allah, sesungguhnya kita sedang membuka pintu agar Allah mengampuni dosa-dosa kita yang jauh lebih banyak.
Oleh sebab itu, sebelum menuntut agar diperlakukan dengan baik oleh orang lain, hendaknya kita bertanya kepada diri sendiri, bagaimana selama ini kita memperlakukan mereka? Jangan-jangan kita berharap kasih sayang Allah, tetapi masih pelit memberikan kasih sayang kepada sesama. Kita ingin dimudahkan urusan oleh Allah, tetapi justru sering mempersulit urusan orang lain. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

