Home IbadahBagaimana Posisi Tangan Saat Sujud dalam Shalat?

Bagaimana Posisi Tangan Saat Sujud dalam Shalat?

Memperbaiki posisi sujud adalah bagian dari menyempurnakan shalat. Jangan sampai ibadah yang kita lakukan setiap hari justru tidak sesuai dengan tuntunan Nabi ﷺ.

by Abu Umar
0 comments 33 views

Sujud adalah salah satu rukun shalat yang memiliki kedudukan sangat mulia. Pada posisi inilah seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya. Karena itu, tata cara sujud tidak boleh dilakukan sembarangan, tetapi harus mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ secara benar.

Masih sering dijumpai sebagian orang yang keliru dalam posisi sujud, seperti menempelkan seluruh lengannya ke lantai layaknya hewan. Padahal, Nabi ﷺ telah memberikan contoh yang jelas agar umatnya tidak terjatuh pada kesalahan tersebut.

Posisi Tangan Saat Sujud

Dalam sunnah yang shahih, posisi tangan saat sujud dilakukan dengan cara:

Kedua telapak tangan diletakkan di tempat sujud
Jari-jari tangan dirapatkan dan diarahkan ke kiblat
Kedua tangan dibuka selebar bahu
Siku diangkat (tidak menempel ke lantai)
Tubuh tidak terlalu menyempit sehingga memberi ruang antara lengan dan badan

Hal ini menunjukkan bahwa sujud bukan sekadar menempelkan anggota tubuh ke lantai, tetapi ada tata cara khusus yang mencerminkan kesempurnaan ibadah.

BACA JUGA: Cara Shalat Malam Nabi

Dalil dari Hadits Nabi ﷺ

Dari sahabat Abdullah bin Malik Ibnu Buhainah radhiyallahu ‘anhu, disebutkan:

أَنَّ النَّبِىَّ ﷺ كَانَ إِذَا صَلَّى فَرَّجَ بَيْنَ يَدَيْهِ حَتَّى يَبْدُوَ بَيَاضُ إِبْطَيْهِ

Artinya: “Nabi ﷺ ketika shalat, beliau merenggangkan kedua lengannya hingga tampak putih ketiaknya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah ﷺ mengangkat siku beliau dan tidak menempelkannya ke lantai, bahkan sampai terlihat bagian ketiak beliau.

Dalam riwayat lain dari Al-Bara bin Azib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا سَجَدْتَ فَضَعْ كَفَّيْكَ وَارْفَعْ مِرْفَقَيْكَ

Artinya: “Jika engkau sujud, letakkan kedua telapak tanganmu dan angkatlah kedua sikumu.” (HR. Muslim)

Hadits ini menjadi dalil tegas bahwa siku tidak boleh ditempelkan ke lantai saat sujud.

Catatan Penting dalam Pelaksanaannya

Perlu diperhatikan bahwa mengangkat siku secara lebar dianjurkan ketika seseorang shalat sendirian atau sebagai imam. Namun, jika shalat berjamaah dan posisi saf rapat, maka tidak boleh berlebihan dalam merenggangkan siku agar tidak mengganggu orang di sebelah kanan dan kiri.

Islam adalah agama yang sempurna, mengajarkan keseimbangan antara mengikuti sunnah dan menjaga kenyamanan sesama Muslim.

BACA JUGA: Cara Taubat dari Dosa Mencuri

Penutup

Memperbaiki posisi sujud adalah bagian dari menyempurnakan shalat. Jangan sampai ibadah yang kita lakukan setiap hari justru tidak sesuai dengan tuntunan Nabi ﷺ. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk terus belajar dan memperbaiki diri, dengan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman para salafush shalih.

Semoga Allah menjadikan shalat kita lebih khusyuk dan diterima di sisi-Nya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119