Utang sering menjadi persoalan hidup.
Terutama saat kondisi ekonomi tidak menentu.
Banyak orang hidup serba pas-pasan.
Penghasilan hanya cukup untuk makan dan kebutuhan harian.
Menyisihkan uang untuk membayar utang terasa berat.
Apalagi untuk melunasinya.
Namun Islam mengajarkan harapan.
Seorang muslim tidak boleh mudah putus asa.
Ikhtiar tetap dilakukan.
Doa juga tidak boleh ditinggalkan.
BACA JUGA: 7 Penyebab Doa Belum Terkabul
Salah satu ikhtiar batin adalah berdoa.
Memohon kemudahan kepada Allah.
Termasuk kemudahan membayar utang.
Ada doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ.
Doa ini dibaca sebelum tidur.
Diamalkan dengan penuh keyakinan.
Abu Shalih memerintahkan.
Jika hendak tidur, berbaringlah di sisi kanan.
Lalu bacalah doa berikut ini:
اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَاْلإِنْجِيْلِ وَالْفُرْقَانِ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ. اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اِقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ
Allahumma robbas-samaawaatis sab’i wa robbal ‘arsyil ‘azhiim, robbanaa wa robba kulli syai-in, faaliqol habbi wan-nawaa wa munzilat-tawrooti wal injiil wal furqoon. A’udzu bika min syarri kulli syai-in anta aakhidzum binaa-shiyatih. Allahumma antal awwalu falaysa qoblaka syai-un wa antal aakhiru falaysa ba’daka syai-un, wa antazh zhoohiru fa laysa fawqoka syai-un, wa antal baathinu falaysa duunaka syai-un, iqdhi ‘annad-dainaa wa aghninaa minal faqri.
Artinya: “Ya Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh, Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung, Rabb kami dan Rabb segala sesuatu. Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Al-Qur’an). Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah). Ya Allah, Engkau-lah yang awal, sebelum-Mu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang terakhir, setelahMu tidak ada sesuatu. Engkau-lah yang lahir, tidak ada sesuatu di atasMu. Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang luput dari-Mu. Lunasilah utang kami dan berilah kami kekayaan (kecukupan) hingga terlepas dari kefakiran.” (HR. Muslim no. 2713) []
Doa ini berisi pengakuan tauhid.
Pengakuan atas kekuasaan Allah.
Permohonan perlindungan dari keburukan.
Dan permintaan agar utang dilunasi.
Serta dijauhkan dari kefakiran.
BACA JUGA: Doa Ketika Imam sedang Turun
Artinya, kita menyerahkan segalanya kepada Allah.
Sambil terus berusaha di dunia nyata.
Doa bukan pengganti ikhtiar.
Namun penguat jiwa.
Peneguh harapan.
Dan jalan mendekatkan diri kepada Allah.
Semoga Allah memudahkan.
Semoga utang terbayar.
Dan hidup menjadi lebih lapang. (HR. Muslim no. 2713) []
RUJUKAN: RUMAYSHO
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

