Home » Ajaibnya Ucapan ‘Laa Hawla Wala Quwwata Illa Billah’

Ajaibnya Ucapan ‘Laa Hawla Wala Quwwata Illa Billah’

Biasakanlah mengucapkannya dengan hati yang memahami maknanya, terutama ketika menghadapi kesulitan.

by Abu Umar
0 comments 2 views

Ada saatnya hidup terasa begitu berat. Masalah datang silih berganti, jalan keluar belum terlihat, dan hati diliputi kecemasan. Kita berhadapan dengan keadaan yang sulit, orang-orang yang kita segani, atau kebutuhan hidup yang belum terpenuhi.

Dalam keadaan seperti itu, ada sebuah kalimat zikir yang mengajarkan kita untuk menyandarkan kekuatan kepada Allah: Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Artinya, “Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan keutamaan kalimat ini dalam Al-Wabilush Shayyib, halaman 77. Beliau menyebutkan bahwa kalimat tersebut memiliki pengaruh yang menakjubkan dalam menghadapi situasi sulit, berhadapan dengan penguasa atau orang yang ditakuti, menghadapi perkara pelik, dan menghindari kefakiran.

BACA JUGA:  Hukum Ucapan: “Aku Bertawakkal kepada Allah, Aku Berlindung kepada Allah dan Aku Berlindung kepada Rasulullah.”

Kalimat ini bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan lisan. Ia mengandung pengakuan bahwa manusia memiliki keterbatasan, sedangkan kekuatan sejati berada di tangan Allah.

Kita boleh memiliki ilmu, harta, jabatan, dan kemampuan. Namun, semuanya tidak akan memberi manfaat kecuali dengan izin Allah. Karena itu, seorang mukmin tidak semestinya hanya mengandalkan dirinya sendiri ketika menghadapi kesulitan.

Allah berfirman, “Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.” (QS. Al-Fatihah: 5).

Mengucapkan Laa haula wa laa quwwata illa billah mengingatkan kita untuk tidak menyerah ketika keadaan terasa berat. Kita tetap berusaha, mencari jalan keluar, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan mengambil sebab-sebab yang dibenarkan syariat. Namun, hati tidak bergantung sepenuhnya pada kemampuan diri.

Ketika takut, kita memohon pertolongan Allah. Ketika menghadapi masalah, kita meminta kemudahan kepada-Nya. Ketika rezeki terasa sempit, kita terus berikhtiar sembari bertawakal.

BACA JUGA:  Ucapan Baik Lebih Disukai daripada Pemberian Makanan atau Harta

Zikir ini bukan jaminan bahwa setiap masalah akan langsung hilang atau kemiskinan pasti sirna seketika. Namun, ia meneguhkan tauhid dan mengingatkan kita bahwa pertolongan Allah adalah sesuatu yang sangat kita butuhkan.

Maka, biasakanlah mengucapkannya dengan hati yang memahami maknanya, terutama ketika menghadapi kesulitan.

Sebab, kita tidak harus menjadi manusia yang mampu menghadapi segala sesuatu sendirian. Kita hanya perlu terus berusaha sambil menyadari bahwa kita selalu membutuhkan pertolongan Allah. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119