Pertanyaan: Asy-Syaikh yang mulia ditanya bagaimana pendapatmu tentang orang yang berkata: “Aku bertawakkal kepada Allah, berlindung kepada Allah dan aku berlindung kepada Rasulullah”?
Jawaban: Adapun perkataan orang: “Aku beriman kepada Allah, bertawakkal, dan berlindung kepada Allah,” maka hal ini tidak apa-apa. Dan inilah keadaan seorang mukmin yang bertawakal kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, beriman dengan-Nya, berlindung kepada-Nya.
Adapun perkataan: “Aku berlindung kepada Rasulullah,” ini adalah kalimat mungkar. Berlindung kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah meninggalnya tidak boleh. Adapun berlindung kepada beliau pada waktu masih hidup dalam perkara yang beliau mampu, maka hal itu boleh. Dan jika
” وَإِنْ أَحَدٌ مِّنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَحَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّى يَسْمَعُ كَلام الله :
Allah berfirman seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah….” (QS. at-Taubah: 6)
Berlindung kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah meninggalnya beliau adalah syirik besar. Dan orang yang mendengar seseorang mengatakan seperti perkataan itu hendaklah memberi nasihat kepadanya.
BACA JUGA: Hukum Menarik Kembali Sedekah
Karena boleh jadi dia mendengar dari orang lain dimana dia tidak mengetahui maknanya. Dan engkau wahai saudaraku jika engkau kabari dan jelaskan kepadanya bahwa ini syirik, mungkin Allah akan memberi manfaat kepadanya melalui dirimu. Hanya Allah semata yang bisa memberi taufiq.
(Fataawaa asy-Syaikh 3/133) []
Sumber: Al-Fatawa Al-Muhimmah (Fatwa-fatwa Penting dalam Sehari-hari jilid 1) / Penulis: Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin / Penerbit: Pustaka as-Sunnah / Cetakan 2, Maret 2012
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

