Rumah yang besar belum tentu penuh keberkahan. Sebaliknya, rumah yang sederhana bisa menjadi tempat yang dipenuhi ketenangan, kasih sayang, dan rahmat Allah. Keberkahan bukan hanya diukur dari banyaknya harta, tetapi dari hadirnya kebaikan yang terus bertambah dan membawa manfaat bagi seluruh penghuninya.
Islam mengajarkan amalan-amalan ringan yang memiliki pengaruh besar terhadap suasana rumah. Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq Al-Badr hafizhahullah menjelaskan bahwa ada dua amalan yang apabila dilakukan secara konsisten oleh penghuni rumah, maka keberkahan akan semakin sempurna dan setan-setan akan menjauh dari rumah tersebut.
BACA JUGA: Amalan Pembuka Pintu Keberkahan Hidup: Baca Quran dan Muliakan Orang Tua
Amalan pertama adalah membaca basmalah ketika hendak memasuki rumah. Saat membuka pintu, biasakan mengucapkan, “Bismillāh.” Kalimat yang singkat ini memiliki makna yang sangat agung. Dengan menyebut nama Allah, seorang muslim memohon perlindungan dan keberkahan dari-Nya sebelum melangkahkan kaki ke dalam rumah.
Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa ketika seseorang masuk ke rumah sambil menyebut nama Allah, setan berkata kepada teman-temannya, “Tidak ada tempat bermalam bagi kalian.” Artinya, basmalah menjadi benteng yang menghalangi setan untuk ikut masuk dan mengganggu penghuni rumah.
Amalan kedua adalah mengucapkan salam kepada penghuni rumah. Setelah masuk, ucapkanlah, “Assalāmu ‘alaikum wa rahmatullāhi wa barakātuh.” Salam bukan sekadar sapaan, tetapi doa yang berisi permohonan keselamatan, rahmat, dan keberkahan dari Allah bagi seluruh penghuni rumah.
Sayangnya, kebiasaan mulia ini mulai banyak ditinggalkan. Sebagian orang masuk rumah tanpa mengucapkan apa pun. Ada pula yang langsung sibuk dengan telepon genggam atau pekerjaan tanpa menyapa keluarganya. Padahal, salam adalah pembuka kehangatan, penumbuh kasih sayang, dan pengikat hati di antara anggota keluarga.
BACA JUGA: Sedekahmu Itu, Jalan Menuju Keberkahan
Bayangkan jika setiap kali ayah pulang kerja, ia membuka pintu dengan mengucapkan, “Bismillāh,” lalu menyapa keluarganya dengan salam yang penuh ketulusan. Demikian pula ibu, anak-anak, dan seluruh penghuni rumah membiasakan amalan yang sama. Rumah akan dipenuhi dengan zikir kepada Allah, sementara setan kehilangan kesempatan untuk menebarkan perselisihan dan kebencian.
Muhasabah bagi kita semua, sudahkah dua amalan sederhana ini menjadi kebiasaan sehari-hari? Jangan meremehkannya hanya karena mudah dilakukan. Justru amalan yang ringan tetapi istiqamah sering kali menjadi sebab datangnya keberkahan yang besar. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

