Rumah tangga tidak akan lepas dari ujian. Terkadang suami dan istri mengalami perbedaan pendapat, salah paham, bahkan pertengkaran kecil yang membuat hati menjadi panas. Namun Islam mengajarkan adab yang mulia ketika menghadapi pasangan, terutama saat emosi sedang memuncak. Seorang suami tidak boleh hanya fokus pada kekurangan istrinya, lalu melupakan seluruh kebaikan yang pernah ia berikan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً، إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ أَوْ قَالَ: غَيْرَهُ
“Janganlah seorang mukmin membenci wanita mukminah. Jika dia membenci salah satu perangainya, niscaya dia akan ridha dengan perangainya yang lain.” (HR. Muslim no. 1469)
BACA JUGA: Suami, Dengarkanlah Istrimu
Hadits ini mengandung pelajaran besar dalam kehidupan rumah tangga. Tidak ada manusia yang sempurna. Istri memiliki kekurangan, sebagaimana suami juga memiliki kekurangan. Karena itu, seseorang hendaknya adil dalam menilai pasangannya. Jangan karena satu kesalahan, lalu seluruh kebaikannya dihapus dari ingatan.
Bisa jadi istri memiliki sifat yang kurang disukai, namun ia sabar melayani suami, menjaga anak-anak, menjaga kehormatan keluarga, serta setia menemani dalam keadaan sulit. Semua itu adalah nikmat yang sering terlupakan ketika amarah menguasai hati.
Al-Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa hadits ini berisi anjuran untuk bersikap lembut kepada istri, bersabar atas kekurangannya, dan melihat sisi baik yang ada padanya. Karena manusia tidak akan menemukan pasangan yang sempurna dalam seluruh keadaan.
BACA JUGA: Istri, Penuhilah Kebutuhan Suamimu
Sebagian ulama salaf juga mengatakan, “Siapa yang terlalu teliti mencari kesalahan sahabat dan keluarganya, maka hidupnya akan dipenuhi kegelisahan.” Sebaliknya, orang yang mau melihat kebaikan orang lain akan lebih mudah bersyukur dan hidup dengan tenang.
Ketika terjadi cekcok dalam rumah tangga, tahan lisan dari kata-kata kasar. Ingat kembali jasa dan kebaikan pasangan. Betapa banyak rumah tangga hancur bukan karena masalah besar, tetapi karena hilangnya rasa syukur dan sikap saling memahami.
Semoga Allah menjadikan rumah tangga kaum muslimin dipenuhi kasih sayang, kesabaran, dan hati yang mudah memaafkan. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

