Home IbadahAl-Qur’an: Dibaca, Dipahami, dan Dihayati

Al-Qur’an: Dibaca, Dipahami, dan Dihayati

Jadikan Al-Qur'an sebagai teman hidup yang selalu kita baca, kita dengarkan, kita pelajari, kita pahami, lalu kita renungkan isi kandungannya.

by Abu Umar
0 comments 5 views

Allah Swt. menurunkan Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca dengan lisan, tetapi juga untuk dipahami, direnungkan, dan diamalkan dalam kehidupan. Setiap ayat yang terkandung di dalamnya membawa petunjuk, hikmah, dan keberkahan bagi siapa saja yang mau membuka hati untuk mentadabburinya. Karena itulah, Allah memerintahkan kaum beriman agar tidak hanya pandai melafalkan ayat-ayat-Nya, tetapi juga menghayati makna yang terkandung di dalamnya.

Allah Swt. berfirman,

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran.” (QS. Shaad: 29)

BACA JUGA: 4 Tahapan Menikmati Bacaan Quran

Ayat ini menunjukkan bahwa tujuan utama diturunkannya Al-Qur’an adalah agar manusia melakukan tadabbur, yaitu merenungkan makna ayat-ayat Allah dengan hati yang jernih dan akal yang sehat. Semakin dalam seseorang memahami Al-Qur’an, semakin kuat pula keimanannya, semakin baik akhlaknya, dan semakin lurus jalannya menuju ridha Allah.

Keutamaan mempelajari Al-Qur’an juga dijelaskan oleh Rasulullah ﷺ dalam sebuah hadis yang agung. Beliau bersabda,

“Setiap kali suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid), kemudian membaca Kitab Allah dan mempelajarinya bersama, maka ketenangan akan turun ke (hati) mereka, kasih sayang akan meliputi (hati) mereka, malaikat akan menyambut mereka dengan ramah, dan Allah akan menyebut (membanggakan) kaum tersebut di hadapan makhluk-makhluk yang ada di hadapan-Nya.”

Hadis ini menggambarkan betapa besarnya kemuliaan majelis Al-Qur’an. Orang-orang yang berkumpul untuk membaca, mempelajari, dan mendiskusikan ayat-ayat Allah akan memperoleh empat karunia besar sekaligus: ketenangan hati, limpahan rahmat Allah, kehadiran para malaikat, serta pujian Allah di hadapan para malaikat-Nya. Keutamaan seperti ini tidak diberikan kepada sembarang majelis, melainkan kepada majelis yang dihidupkan dengan Al-Qur’an.

BACA JUGA: Saudaraku, Bacalah Quran setiap Hari

Oleh karena itu, janganlah kita merasa cukup hanya dengan membaca Al-Qur’an tanpa memahami maknanya. Jadikan Al-Qur’an sebagai teman hidup yang selalu kita baca, kita dengarkan, kita pelajari, kita pahami, lalu kita renungkan isi kandungannya. Dari sanalah lahir hati yang tenang, pikiran yang jernih, dan amal yang benar.

Maka dapat disimpulkan bahwa membaca, mendengar, memahami, dan merenungkan Al-Qur’an memiliki banyak keutamaan. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa mencintai Al-Qur’an, menghidupkan majelis-majelis ilmu, serta mengamalkan petunjuk-Nya hingga akhir hayat. Aamiin. []

Sumber: Akhlak Rasul Menurut Al-Bukhari dan Muslim / Penulis: Abdul Mun’im al-Hasyimi / Penerbit: Gema Insani / Cetakan 1. 1423 H

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119