Home MuslimahSifat Baju Wanita

Sifat Baju Wanita

Wanita-wanita yang telanjang tetapi berpakaian adalah telanjang untuk mensyukuri nikmat Allah dan berpakaian berupa nikmat Allah Swt.

by Abu Umar
0 comments 6 views

Allah Swt. menjelaskan sifat-sifat baju wanita dengan firman-Nya:

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzab: 59)

Allah Swt. berfirman:

“Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.” (An-Nuur: 31)

Allah Swt. menjelaskan penutup kepala dengan firman-Nya:

“Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya.” (An-Nuur: 31)

BACA JUGA: Mahram Seorang Wanita Muslimah

Dan Allah melarang tabarruj dengan firman-Nya:

“Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliah yang dahulu.” (Al-Ahzab: 33)

Hal itu disebabkan wanita-wanita jahiliah dahulu memakai penutup kepala dan menutupkannya di atas punggung mereka sehingga tampak leher dan telinga mereka. Kemudian Allah melarang hal itu.

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا بَعْدُ نِسَاءَ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مَائِلَاتٌ يُمِيْلاتُ عَلَى رُءُوسِهِنَّ أَمْثَالُ البُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَرَينَّ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا، وَرِجَالٌ مَعَهُمْ سَيَاطٌ كَأَذْنَابِ البَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ.

“Dua golongan termasuk penghuni neraka dan belum pernah kulihat sebelumnya, yaitu wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, jalannya berlenggak-lenggok, rambut kepala mereka seperti punggung unta yang miring. Mereka tidak melihat surga dan tidak mencium baunya. Dan orang-orang laki-laki yang membawa cambuk-cambuk seperti ekor sapi dan mereka gunakan untuk memukul manusia.”

Imam Asy-Syaukani berkata, “Kata-kata ‘dua golongan dari penghuni neraka’ menunjukkan tercelanya dua golongan ini.”

An-Nawawi menyatakan, “Hadis ini termasuk mukjizat kenabian. Dua golongan ini sudah ada sekarang.” Telah diketahui bahwa Imam An-Nawawi termasuk ulama abad kelima. Maka bagaimana jika beliau hadir bersama kita sekarang?

Kata-kata, “berpakaian tetapi telanjang”, ada yang mengatakan, berpakaian berupa nikmat Allah dan telanjang untuk mensyukurinya. Ada yang berpendapat, ia menutupi sebagian badannya dan membuka sebagiannya untuk menampakkan kecantikannya, dan mereka itulah wanita yang telanjang. Juga ada yang mengatakan, ia memakai baju yang tipis sehingga menggambarkan bentuk badannya, sedangkan mereka adalah wanita yang berpakaian. Kedua pendapat itu sahih.

Wanita-wanita yang telanjang tetapi berpakaian adalah telanjang untuk mensyukuri nikmat Allah dan berpakaian berupa nikmat Allah Swt. Maka tidak ada pertentangan antara keduanya.

BACA JUGA: 3 Najis yang Dimaafkan, Apa Saja?

Kata-kata, “maailaat”, yakni menyimpang dari ketaatan kepada Allah dan apa-apa yang harus mereka jaga. Mumiilaat, yakni mengajarkan perbuatan mereka yang tercela kepada orang lain. Ada yang mengatakan, “maailaat mumiilaat” (berjalan dengan angkuh dan berlenggak-lenggok). Ada yang mengatakan, berjalan dengan berlenggak-lenggok seperti pelacur.

Dan kata-kata, “rambut di atas kepala mereka seperti punggung unta”, yakni mereka meninggikan rambut seperti punggung unta. Perbuatan itu terjadi sekarang dengan mengikat rambut sampai ke atas dari belakang kepala.

Asy-Syaukani berpendapat, “Hadis itu dikemukakan oleh pengarang sebagai dalil bahwa wanita tidak boleh memakai baju yang menggambarkan badannya, dan ia adalah salah satu tafsir sebagaimana telah dikemukakan. Di samping itu, ia memberitahukan bahwa orang yang melakukannya akan masuk neraka dan tidak mencium bau surga, padahal bau surga tercium dari jarak 500 tahun. Itu adalah ancaman keras yang menunjukkan pengharaman sifat-sifat dari kedua golongan ini.” []

Sumber: Fiqih Muslimah, Ibadat – Muamalat, Karya: Ibrahim Muhammad Al-Jamal, Pustaka Amani, Cetakan I, Rajab 1415 H (Desember 1994)

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119