Saudaraku, membantu istri di rumah adalah akhlak yang mulia dan teladan para nabi.
Rasulullah Muhammad ﷺ ketika berada di rumah biasa membantu pekerjaan keluarganya, dan apabila waktu shalat tiba beliau pun berangkat untuk shalat. (HR. Al-Bukhari).
Jangan menganggap pekerjaan rumah sebagai beban istri semata.
Suami yang baik tidak merasa rendah ketika menyapu, mencuci, atau merapikan rumah.
BACA JUGA: Jangan Tolak Suami karena Capek, Saudariku
Saudaraku, bantuan kecil yang engkau berikan dapat menghadirkan kebahagiaan yang besar di hati istrimu.
Rumah yang dipenuhi kerja sama akan lebih mudah dipenuhi kasih sayang.
Al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, “Sebaik-baik akhlak seorang mukmin adalah kelembutan.”
Kelembutan juga tampak dari kesediaan membantu, bukan hanya dari ucapan yang manis.
Saudaraku, jangan biarkan istrimu memikul semua kelelahan seorang diri.
Membantu keluarga bukanlah tanda kelemahan, tetapi bukti kemuliaan akhlak.
Semakin seseorang meneladani Rasulullah Muhammad ﷺ, semakin indah pula kehidupan rumah tangganya.
BACA JUGA: Jika Sang Suami Tidak Menafkahi Keluarganya karena Kikir
Kebaikan yang engkau tanam di dalam rumah akan kembali kepadamu dalam bentuk ketenangan dan keberkahan.
Saudaraku, jadilah suami yang meringankan beban, bukan yang menambah beban.
Semoga Allah menjadikan setiap rumah kaum muslimin dipenuhi cinta, rahmat, saling membantu, dan semangat mengikuti sunnah Rasulullah Muhammad ﷺ. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

