Home Akhir ZamanBencana Kekeringan dan Kelaparan sebelum Dajal Muncul

Bencana Kekeringan dan Kelaparan sebelum Dajal Muncul

Peristiwa ini juga menjadi pelajaran bahwa kekuatan seorang mukmin bukan hanya terletak pada makanan, harta, dan persediaan duniawi.

by Abu Umar
0 comments 4 views

Sebelum kemunculan Dajal, manusia akan menghadapi ujian dan cobaan yang sangat berat. Salah satunya adalah bencana kekeringan dan kelaparan yang berlangsung selama tiga tahun. Pada masa itu, hujan semakin sedikit, bumi kehilangan kesuburannya, dan tanaman tidak lagi tumbuh sebagaimana biasanya.

Dalam Sunan Ibnu Majah, Shahih Ibnu Khuzaimah, dan Mustadrak al-Hakim, diriwayatkan dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya sebelum keluarnya Dajal terdapat tiga tahun yang sangat berat. Pada tahun pertama, Allah memerintahkan langit untuk menahan sepertiga hujannya dan memerintahkan bumi untuk menahan sepertiga tumbuh-tumbuhannya. Pada tahun kedua, Allah memerintahkan langit untuk menahan dua pertiga hujannya dan memerintahkan bumi untuk menahan dua pertiga tumbuh-tumbuhannya. Pada tahun ketiga, Allah memerintahkan langit untuk menahan seluruh hujannya sehingga tidak ada setetes pun hujan yang turun, dan memerintahkan bumi untuk menahan seluruh tumbuh-tumbuhannya sehingga tidak ada tanaman hijau yang tumbuh.”

BACA JUGA:  Munculnya Dajal-dajal yang Mengaku Nabi

“Akibatnya, seluruh hewan berkuku dan hewan ternak akan binasa, kecuali yang dikehendaki Allah untuk tetap hidup.”

Para sahabat kemudian bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang membuat manusia tetap hidup pada masa itu?”

Beliau ﷺ menjawab:

“Tahlil, takbir, dan tahmid. Itu mencukupi mereka sebagaimana makanan mencukupi mereka.”

Hadis ini menggambarkan betapa dahsyatnya ujian yang akan dihadapi manusia menjelang munculnya Dajal. Kelaparan bukan sekadar akibat berkurangnya persediaan makanan, tetapi terjadi karena sumber makanan dari langit dan bumi benar-benar ditahan oleh Allah.

Namun, di tengah kondisi yang sangat sulit tersebut, orang-orang beriman memiliki bekal yang tidak boleh mereka tinggalkan: mengingat Allah. Mengucapkan laa ilaaha illallah, Allahu akbar, dan alhamdulillah menjadi salah satu sebab pertolongan Allah bagi mereka.

BACA JUGA:  Ibn Shayyad dan Dajal

Peristiwa ini juga menjadi pelajaran bahwa kekuatan seorang mukmin bukan hanya terletak pada makanan, harta, dan persediaan duniawi. Ketika semua sebab duniawi melemah, seorang hamba tetap memiliki Rabb yang Mahakuasa.

Karena itu, sebelum datangnya fitnah besar Dajal, seorang Muslim hendaknya memperkuat iman, memperbanyak zikir, menjaga tauhid, dan senantiasa memohon pertolongan kepada Allah. Sebab, keselamatan pada masa fitnah bukan semata-mata karena kekuatan fisik, tetapi karena keteguhan iman kepada Allah Ta‘ala. []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi  / Cetakan 1, Mei 2002

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119